Senin, 19 November 2018 08:15 WIB
pmk

Hukum

KPK Periksa Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan

Redaktur:

Jubir KPK, Febri Diansyah. Foto: cr-1/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari akan memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan, Anjar Asmara. Pemanggilan tersebut terkait kasus suap pengadaan barang dan jasa di Lingkungan Kabupaten Lampung Selatan TA 2018.

Anjar diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Gilang Ramadhan (GR). Gilang merupakan Bos dari CV 9 Naga yang menangani 25 proyek di Lampung Selatan dengan total nilai proyek sekitar Rp 25 miliar.

Jubir KPK Febri Diansyah mengatakan, Anjar Asmara diperiksa untuk dimintai pengetahuannya dalam proyek-proyek yang berada di Lampung Selatan. 

"Kapasitasnya sebagai kepala dinas,”kata Febri saat memberikan informasi kepada wartawan, Rabu (8/8).

Saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK, Anjar mengaku uang terkait fee proyek sebesar Rp 400 juta yang ditemukan di lemari rumahnya. Uang tersebut ditemukan penyidik dalam bentuk pecahan 50 ribu dan 100 ribu.


Uang tersebut diduga permintaan dari Zainudin Hasan, Bupati Lampung Selatan sebesar 10-17 persen dari nilai proyek.


Dalam kasus ini KPK menetapkan 4 orang tersangka, yaitu si pemberi, GR (Gilang Ramadhan) Swasta, CV 9 Naga. Pemberi, ZH (Zainudin Hasan) Bupati Lamsel, ABN (Agus Bhakti Nugroho) Anggota DPRD Provinsi Lampung, dan AA (Anjar Asmara) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan. (cr-1)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kpk #kepala-dinas-pupr-lampung-selatan #anjar-asmara 

Berita Terkait

IKLAN