Kamis, 22 November 2018 03:39 WIB
pmk

Internasional

Banyak Orang Tidur di McDonald

Redaktur:

KEJADIAN UNIK – Mc Refugees adalah penduduk yang menghabiskan malam mereka tidur di gerai McDonald 24 jam di seluruh Kota Hongkong. Foto: Net

INDOPOS.CO.ID - Junior Chamber International (JCI) Tai Ping Shan melakukan penelitian dengan menghitung orang tidur di restoran McDonald selama bulan Juni dan Juli. Hasilnya, ditemukan 334 orang yang bermalam. Peningkatan yang signifikan sejak penelitian serupa pada 2013, yang hanya menemukan 57 orang tidur di McDonald Hongkong.

"Tujuan dari penelitian ini pada awalnya untuk memberikan layanan bagi orang yang tidur. Namun kami menemukan bahwa tidak ada gambaran spesifik tentang situasi Mc Refugee di Hongkong," kata Ketua Penelitian Jennifer Hung kepada CNN.

Para peneliti Junior Chamber International (JCI) mengunjungi 110 gerai McDonald 24 jam di Hongkong dan mendapati bahwa tidak semua orang yang tidur adalah tunawisma. Lebih dari 70 persen responden mengatakan, mereka memiliki tempat lain untuk tidur seperti flat atau apartemen, perumahan, atau indekos.

Mayoritas mereka memiliki pekerjaan penuh waktu atau paruh waktu. Fakta tersebut menantang persepsi umum bahwa para pemuda itu tunawisma atau menganggur. "Mereka punya tempat untuk tidur, tetapi mereka tidak pulang ke rumah," kata Hung.

Salah satu alasan utamanya adalah tantangan sosial-ekonomi seperti sewa tinggi atau tagihan listrik. Hung ingat seorang pria yang tidak mampu membeli AC, dan yang tidak memiliki jendela untuk aliran udara di apartemennya.

Fasilitas wifi gratis, makanan murah, dan kamar mandi yang bersih membuat mereka nyaman. Menurut studi Demographia pada 2017, Hongkong memiliki salah satu pasar perumahan yang paling terjangkau di dunia. Faktor lain termasuk alasan keluarga atau konflik pribadi. (jpc)


TOPIK BERITA TERKAIT: #mcdonald 

Berita Terkait

IKLAN