Jumat, 21 September 2018 11:18 WIB
pmk

Nasional

Gempa Lombok Jilid II, 131 Korban Jiwa

Redaktur:

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho

INDOPOS.CO.ID - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, hingga hari ketiga pascagempa Lombok Jilid kedua, jumlah korban meninggal mencapai 131 orang dan sebanyak 156.003 ribu orang mengungsi.

"Ini data sementara. Kami telah menerima data tambahan korban jiwa, tetapi BNPB dan BPBD masih melakukan verifikasi. Jadi data di lapangan lebih dari 131 orang," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (8/8).

Total korban meninggal dunia ini adalah warga negara Indonesia (WNI). "Hari pertama kita memang kesulitan karena kendala komunikasi. Tetapi di hari kedua mulai membaik, apalagi hari ketiga. Data pasti kami terus update," jelasnya.

Sutopo mengungkapkan, jumlah korban yang bertambah berasal dari wilayah terdampak paling parah ada Lombok Utara dengan jumlah korban 78 orang. Sementara Lombok Barat 24 orang, Lombok Timur 19 orang, Kota Mataram 6 orang, Lombok Tengah 2 orang, Kota Denpasar 2 orang.

"Sebanyak 1477 mengalami luka berat, artinya mereka rawat inap di rumah sakit, di puskesmas. Ini yang terdata di Kementerian Kesehatan. Sementara yang luka ringan banyak sekali, data masih kita rekap," kata Sutopo.

Sutopo melanjutkan, sebanyak 42.239 tempat tinggal dan fasilitas umum mengalami rusak berat, 458 unit sekolah rusak. "Ini juga data sementara. Data akan terus berubah bergerak. Kami masih terus lakukan identifikasi karena terkait dengan bantuan, santunan duka cita dan penanganan yang lainnya," ungkapnya.

Untuk masa tanggap darurat, Sutopo menegaskan, sampai hari ini belum ada tambahan. BNPB maupun lembaga pemerintah terkait masih menetapkan masa tanggap darurat untuk wilayah Lombok Utara dan Lombok Timur hingga Sabtu 11 Agustus mendatang.

"Melihat permasalahan yang ada, kemungkinan nanti akan diperpanjang. Untuk Lombok Barat yang terkena dampak cukup parah, saat ini juga sedang disiapkan masa tanggap darurat," tukasnya. (cr-2)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa-lombok #gempa-ntb 

Berita Terkait

Bantuan Presiden Belum Bisa Cair

Nusantara

Bersama Aice, Fairel Viralkan Bangun Kembali Lombok

Indotainment

Cerita di Balik Viral dan Larisnya Penjualan Kaus 7.0 SR

Nusantara

IKLAN