Senin, 19 November 2018 04:41 WIB
pmk

Jakarta Raya

Ganjil Genap Panen Sitaan SIM dan STNK

Redaktur:

BERJAGA-Sejumlah polisi lalulintas tengah menghalau kendaraan bernomor genap dan penutupan gerbang tol. Foto Iqbal/ INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat selama lima hari kebijakan perluasan ganjil genap diterapkan di Ibu Kota Jakarta, sebanyak 5.303 pengendara roda empat yang melanggar dan ditilang. Dari jumlah itu, 2.144 Surat Izin Mengemudi (SIM) disita. Sisanya sebanyak 2.057 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) juga disita.

"Pada hari kelima, jumlah pelanggar ada sebanyak 754 (pengendara)," terang Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum (Kasubdit Bin Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Budiyanto dalam keterangan tertulisnya pada INDOPOS, Selasa (7/8).

Perluasan sistem ganjil genap diberlakukan di sejumlah ruas wilayah Jakarta. Kebijakan itu untuk mengurai kemacetan dan memudahkan akses atlet Asian Games saat menuju venue pertandingan.

Pada hari ketiga Jumat 3 Agustus 2018 lalu, tercatat ada sebanyak 1.076 pengendara yang ditilang. Lalu, pada hari keempat, Sabtu 4 Agustus lalu, sebanyak 1.041 pengendara ditilang. Pada hari berikutnya, jumlahnya terus berkurang dari Jumat sampai Minggu.

"Ada tren penurunan dari Jumat ke Sabtu sebesar 3 persen. Kemudian dari Sabtu ke Minggu sebesar 28 persen," ungkap AKBP Budiyanto.

Setelah sebelumnya pada hari pertama pelanggar ganjil genap yang ditilang sebanyak 1.102 pelanggar. Petugas pun melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan perluasan sistem ganjil genap tersebut. (ibl) 


TOPIK BERITA TERKAIT: #ganjil-genap #perluasan-ganjil-genap 

Berita Terkait

IKLAN