Sabtu, 17 November 2018 10:41 WIB
pmk

Liga Indonesia

Transformasi Supardi Nasir Munculkan Bakat Terpendam

Redaktur:

BELUM HABIS - Supardi Nasir.

INDOPOS.CO.ID - Banyak yang berpikir karir Supardi Nasir akan mentok di Persib Bandung musim ini. Usia yang sudah menginjak 35 tahun jadi alasannya. Apalagi, hadirnya bintang-bintang muda potensial yang sama dengan posisinya di bek sayap membuat Supardi diremehkan musim ini.

Tapi perlahan, dia membuktikan karirnya belum habis. Membuktikan masih mampu bersaing di skuad utama Persib. Buktinya, berkali-kali Supardi jadi andalan di tim asuhan Mario Gomez tersebut. Kualitasnya sebagai pesepakbola pun terjaga meski harus bermain selama 90 menit di usia kepala 3 saat ini.

Tidak hanya itu, musim ini Supardi bertransformasi jadi sosok winger mematikan di Liga 1. Jadi sosok yang selama ini jauh dari posisi aslinya, yakni bek kanan. Sering absennya Febri Haryadi karena dipanggil Timnas Indonesia memunculkan bakat terpendamnya sebagai gelandang sayap kanan.

Salah satu bukti terbaiknya tatkala melakoni pertandingan tunda melawan Persebaya Surabaya pada 26 Juli lalu. 2 gol dipersembahkannya dan berhasil mengantarkan Persib jadi juara paruh musim. Bergerak dari sisi kanan, kecepatannya berhasil membuat pertahanan Green Force kocar-kacir kala itu.

Transformasi inilah yang kemudian juga membawa Persib meraih 7 pertandingan tanpa kekalahan secara beruntun. 5 kali menang 2 kali sering. 17 poin diberikan oleh Supardi dan membuat Maung Bandung kokoh di puncak klasemen sementara Liga 1. Tidak salah jika kemudian Jawa Pos Statoskop menobatkannya jadi Pemain Terbaik pada bulan Juli kali ini.

Supardi mengaku tersanjung dengan penghargaan itu. Dia tidak pernah menyangka dirinya yang sudah menginjak 35 tahun bisa meraih prestasi tersebut. ’’Tapi, saya bersyukur, tapi yang lebih penting saya ingin terus memberikan yang terbaik untuk tim,’’ tegasnya.

Pesepakbola kelahiran 9 April 1983 lalu itu menerangkan tidak ada rahasia apapun dibalik moncernya penampilan bersama Persib. Yang jelas, hanya niat untuk memberikan yang terbaik bagi keluarga dan Persib membuatnya kian bersemangat ketika berlatih serta bertanding.

’’Juga kerja keras dan izin Allah juga. Mustahil mendapatkan hasil bagus kalau itu tidak ada,’’ paparnya.

Selain itu, keinginan untuk mengulang sejarah bersama Persib ingin diwujudkannya lagi. Sejarah pada 2014 lalu, membawa tim kelahiran 1933 itu jadi juara Liga Indonesia. ’’Saya termotivasi apalagi dengan keadaan tim sekarang ini. masih jauh memang, tapi tidak salah kami punya cita-cita itu,’’ harapnya.

Mengenai posisi barunya di Persib, Supardi mengungkapkan, hanya mencoba menjalankan strategi Coach Gomez dengan baik. Baginya, pesepakbola harus punya kemampuan memahami taktik pelatih dengan cepat. Meski di tiap pertandingannya bakal berbeda.

’’Saya tidak tahu baik atau tidak baik dengan posisi baru saya, hanya masyarakat yang bisa menilai,’’ katanya. Yang terpenting Supardi nyaman dengan hal tersebut. Nyaman ketika dirinya berhasil memahami strategi pelatihnya dengan baik.

Kondisi skuad Persib pun sangat menunjang dirinya untuk terus memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. Chemistery yang sangat baik antar pemain dan pelatih membuatnya termotivasi untuk terus mengembangkan diri. ’’Saling mengisi kekurangan, itu yang sangat penting,’’ tuturnya.

Ketika ditanya sampai kapan akan bermain sepak bola, Supardi tidak bisa menjawab. Dia hanya ingin sekarang berusaha semaksimal mungkin untuk Persib. Dirinya tidak mau memaksa jika memang suatu saat sudah tidak bisa bermain sepak bola lagi. ’’Mudah-mudahan ini klub terakhir, saya ingin tetap di sini kalau dibutuhkan,’’ terangnya.

Supardi pun menegaskan sudah tidak mau berkostum Timnas Indonesia lagi. Dia sadar diri usianya sudah sangat tua untuk bermain bersama Timnas. ’’Saya hanya ingin fokus ke Persib saja, sekarang giliran pemain muda untuk membela Timnas,’’ jelasnya.

Sementara itu, sikap Supardi yang sangat sopan di dalam dan di luar lapangan juga mendapat apresiasi dari lawan-lawannya. Salah satunya adalah gelandang Madura United Slamet Nurcahyo. Slamet mengungkapkan Supardi adalah pesepakbola yang punya kelebihan dibanding lainnya. ’’Dia juga panutan bagi pemain muda,’’ ungkapnya. (rid/pra/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #supardi-nasir #persib-bandung #liga-1 

Berita Terkait

Legiun Asing Bisa Tampil Lagi

Liga Indonesia

Keran Gol Billy Keraf

Liga Indonesia

Ambil Sisi Positifnya

Liga Indonesia

Supardi Mencoba Jadi Panutan yang Baik

Liga Indonesia

Persib vs Bali United, Saatnya Putus Tren Buruk

Liga Indonesia

Kapten Persib: Jangan Ragukan Loyalitas Pemain

Liga Indonesia

IKLAN