Minggu, 23 September 2018 03:49 WIB
pmk

Nasional

BNPB Tambah Logistik dan Dapur Umum

Redaktur: Redjo Prahananda

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho saat menyampaikan informasi terkait Gempa Lombok kepada wartawan, di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (8/8/2018). Foto: cr-1/INDOPOS.

INDOPOS.CO.ID - Gempa Lombok dengan kekuatan 7 SR membuat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menambah jumlah pasokan logistik dan dapur umum.

Data jumlah pengungsi mencatat 156.003 orang tersebar di Lombok Utara mencapai 55.390 , Lombok Timur 29.195, Lombok Barat 39.599 dan Kota Mataram 31.819 orang. BNPB memperkirakan data pengungsi bakal bertambah.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, data ini masih sementara, di perkirakan data pengungsi. “Mengingat belum semua pengungsi terdata dengan baik,”kata Sutopo kepada wartawan, di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Perkiraan pengungsi bakal bertambah membuat BNPB bertindak cepat untuk memenuhi kebutuhan pengungsi salah satu menambah dapur umum dan dapur lapangan.

Dapur-dapur tersebut didirikan di berbagai titik oleh TNI, Polri, Tagana, SKPD, BPBD Jawa Tengah, NGO, dan masyarakat.

“Selain dapur umum dan dapur lapangan, kami akan menyiapkan logistik didistribusikan ke masyarakat antara lain 100 ton beras dari Depo Logistik Dinas Sosial dan BPBD NTB,”ujar dia.(cr-1)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa-lombok #gempa-ntb 

Berita Terkait

IKLAN