Minggu, 23 September 2018 03:59 WIB
pmk

Jakarta Raya

Wajah Baru Jakarta, Mural Batik Betawi

Redaktur:

CONTOH MURAL-Salah satu bentuk mural batik Betawi yang mulai diikuti tiap kelurahan di Jakarta untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI. Foto Iqbal/ INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Tak hanya menghadapi perhelatan olahraga Asian Games 2018 Jakarta - Palembang. Beragam lukisan mural di DKI mewarnai tembok - tembok kantor kelurahan di Jakarta, tak terkecuali lukisan batik Betawi di Kantor Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (7/8).

Berbeda tampilan dengan kantor kelurahan di Ibu Kota Jakarta lainnya. Lukisan mural batik Betawi di Kelurahan Marunda dilukis untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia tanggal 17 Agustus mendatang. Pas sebelum tanggal perhelatan olahraga Asian Games 2018, pada 18 Agustus nanti.

"Ya, agak berbeda memang dengan tampilan mural yang lainnya. Karena ini inisiatif kita dan inovasi kita warga masyarakat Marunda, Cilincing, Jakarta Utara," tandas Lurah Marunda, Hilda Damayanti di Jakarta, Selasa (7/8).

Hilda menambahkan, sejauh ini memang lukisan mural untuk menghadapi olahraga Asian Games 2018 dan HUT RI dilakukan berbagai persiapan. Dari mulai catnya, siapa yang bisa melukis mural. Karena tercatat ada sekitar 23 orang terdiri dari anggota PPSU kelurahan Marunda dan 3 orang dari Komunitas Mural Marunda. 

"Mereka yang bisa melukis dipilih dan dibantu dari Komunitas Mural Marunda. Kita melukis batik Betawi dan juga Maskot Asian Games," tambah Hilda santai. 

Memang, sambung Hilda, tema kali ini yang diangkat dalam menyemarakkan HUT RI dan Asian Games. Untuk itu, kami melukis batik-batik Betawi, dan bendera para peserta Asian Games. "Kita angkat batik betawinya kalau tempat lain kan Asian Gamesnya," akunya yang tak mau disamakan dengan mural-mural lainnya di berbagai wilayah. 

Selain itu, ujungnya perbatasan utara dengan Bekasi yaitu Kelurahan Marunda juga ada ruang terbuka hijau. "Implementasinya saya bikin batik Betawi, karena kan banyak anak-anak suka kemari. Jadi nanti mereka melihat dan mengetahui ini loh batik Betawi," akunya ingin memperkenalkan batik Betawi kepada anak-anak generasi penerus bangsa. 

Selain mural, juga dibuat panggung Betawi di depan halaman Kelurahan Marunda. Untuk melengkapi ruang belajar terbuka hijau (RBTH) sebagai interaksi. Sekaligus sambungnya, kita membuat lokasi pertemuan pelaksanaan pelayanan masyarakat seperti di lobi.

"Kita buat seperti Teras Betawi, Perkampungan si Pitung dan Masjid Al-Alam di lantai 2 juga lobi cinta sebagai tempat tunggu," paparnya. 

Sehingga pelayanan tetap berada di depan, bukan di belakang layar. Ini inisiatif dan inovasi sehingga diharapkan kepada anak-anak mereka dapat melihat dan membaca dengan nyaman. 

"Sejak awal Juli lalu atau 1 bulan lalu kita lukis dan kita tata. Ada tampilan 3 dimensinya juga. Pada lukisan batik Betawi ada ondel-ondelnya, ada penari topengnya dan ada pucuk rebungnya, dan lain-lainnya,” ungkapnya lagi. 

Di wilayah Marunda yang akan menjadi lokasi perlintasan Festival Replika Obor Asian Games juga ditata dan dilukis mural. "Seperti di tiga jalan yang ada di Marunda. Yaitu di Jalan Sungai Tirem, Jalan Sarang Bangau dan Jalan Marunda Baru yang menjadi bagian rute arak-arakan perlintasan Festival Replika Obor Asian Games keliling Kampung Marunda," tutup Hilda. (ibl) 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #mural-batik-betawi #dki-jakarta 

Berita Terkait

Pencurian Fasum Marak, Pemasangan CCTV Belum Maksimal

Jakarta Raya

Kurangi Kemacetan, Lakukan Rekayasa Arus

Jakarta Raya

DKI Raih Juara di Pesparawi Nasional

Jakarta Raya

2030, DKI Target Zero AIDS

Jakarta Raya

Selamat, Jakarta Jawara We Love Cities 2018

Jakarta Raya

Hari Ini, Jakarta Cerah Berawan

Jakarta Raya

IKLAN