Selasa, 13 November 2018 05:44 WIB
pmk

Indobisnis

Laba Bersih Jakpro Triwulan II 2018 Naik Hingga 180%

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) berhasil membukukan Laba Bersih Rp24,4 miliar pada Triwulan II 2018. Jumlah ini telah melebihi 180% dari target Laba Bersih yang ditetapkan pada Rancangan Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Triwulan II 2018 sebesar Rp8,7 miliar atau naik sekitar 46% year on year (yoy) jika dibandingkan dengan realisasi Laba Bersih TW II 2017 sebesar Rp16,7 miliar.

“Peningkatan ini diperoleh dari Pendapatan Usaha sebesar Rp333,8 miliar. Angka ini lebih tinggi 127% dari Pendapatan Usaha pada Triwulan II 2017 sebesar Rp262,7 miliar,” ujar Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto saat Press Conference, Kinerja Triwulan II 2018 di Kantor Jakpro, Gedung Thamrin City, Kamis (9/8/2018).

Kontribusi pendapatan terbesar bagi Perusahaan diperoleh dari Pendapatan Usaha sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang mencapai Rp211,6 miliar atau 63% dari total keseluruhan Pendapatan Usaha pada Triwulan II 2018. Pencapaian tersebut merupakan gambaran bahwa Perusahaan merespon perkembangan pasar ekonomi digital. 

“Pendapatan Usaha Perusahaan juga disumbang dari sektor Utilitas sebesar Rp55,7 miliar atau 16% dari Pendapatan Usaha Perusahaan,” demikian lanjut Dwi.  Sementara itu, pendapatan sektor Properti menyumbang 15% atau sekitar Rp54 miliar.  Selebihnya diperoleh dari Pendapatan Jasa Lain diantaranya dari Jasa Konsultan dan Pengelolaan Parkir.

Kesiapan Infrastruktur Asian Games 2018

Jakpro telah menuntaskan pekerjaan-pekerjaan penugasan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  terkait penyelenggaraan sarana Asian Games 2018.  Pada Triwulan II 2018, arena Jakarta International Velodrome (JIV) untuk balap sepeda telah siap 100% dan Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP) untuk ketangkasan berkuda telah diresmikan pada tanggal 2 Agustus 2018 oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. 

JIV bersertifikasi UCI (Union Cycliste Internationale) sebagai syarat dapat digunakan pertandingan bersepeda skala internasional.  Adapun JIEPP telah bersertifikasi EDFZ (Equine Disease Free Zone) dari OIE (Office International Des Epizooties) yaitu organisasi kesehatan hewan dunia.  JIEPP telah dipresentasikan di Sidang Tahunan OIE tanggal 20-25 Mei 2018 di Paris, Perancis.

Adapun LRT Jakarta (Light Rail Transit) dalam momentum Asian Games 2018 ini diperkenalkan sebagai kesiapan Ibukota Jakarta bertransportasi publik ramah lingkungan.

Kesiapan LRT Jakarta terbagi menjadi tiga komponen yaitu pekerjaan prasarana, sarana dan persiapan operasional.  Untuk prasarana telah mencapai 82,06% (dari target 85% untuk uji coba operasi). Adapun kesiapan sarana telah mencapai 84,57% (dari target 85% untuk uji coba operasi). Kesiapan operasional telah mencapai 91% atau sesuai jadwal. Direncanakan LRT Jakarta melakukan uji operasi secara terbatas pada tanggal 15 Agustus 2018. Saat ini Kementerian Perhubungan sedang melakukan proses akhir pengujian prasarana dan sarana untuk kemudian dapat mengeluarkan Rekomendasi Operasi. (adl)


TOPIK BERITA TERKAIT: #jakpro 

Berita Terkait

Jakpro Bangun Fasilitas Pengolahan Sampah Dalam Kota

Jakarta Raya

Jakpro Masih Tunggu Hasil Investigasi Beton Roboh LRT

Jakarta Raya

Jakpro Minta Penerapan K3 di Proyek LRT Ditingkatkan

Jakarta Raya

IKLAN