Jumat, 17 Agustus 2018 05:53 WIB
pmk

makanmakan

Daging Australia Rasa Indonesia

Redaktur:

Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Siapa yang tak kenal dengan makanan sate makanan yang terbuat dari potongan daging kecil-kecil yang ditusuk sedemikian rupa dengan tusukan lidi tulang daun kelapa atau bambu sudah cukup populer. 

Makanan yang berasal dari jawa ini dapat ditemukan dimana saja, dan telah dianggap sebagai salah satu masakan nasional indonesia. Dari berbagai suku bangsa dan tradisi seni memasak telah menghasilkan berbagai jenis sate. Sate juga populer di negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Singapure, Filipina, dan Thailand. Sate juga populer di Belanda yang dipengaruhi masakan Indonesia yang dulu merupakan koloninya.

Makanan ini  bisa disajikan dalam berbagai macam bumbu tergantung pada variasi resep sate. Daging yang disajikan sate antara lain, ayam, domba, kambing, sapi, babi, kelinci, kuda dan lainnya.  salah satunya Beef Satay. Menu ini  bisa dinikmati di Seribu Rasa Restaurant, Central Park Mall, Jakarta Pusat.

Ketika memasukin restaurant ini kita disuguhi suasana yang nyaman, ada tiga ruangan yang terdapat didalam, dan tentunya dengan fasilitas yang berbeda. Kita mencoba mengulik dari belakang, ada private room yang dibagi empat skat yang diisi masing-masing 10 orang.

Kemudian ditengah ada dining room yang dibagi menjadi dua, masing-masing bisa diisi 100 orang. Dan yang terakhir tempat kami pilih adalah love room, ruangnya unik, apalagi bentuknya seperti bentuk love. Ada dua meja yang disiapkan, yang masing-masing bisa diduduki oleh sepuluh orang.

Brand Marketing Manager Seribu Rasa, Abdul menjelaskan “Konsepnya lebih ke family resto, jadi rasa kekeluargaannya lebih merekat,” katanya.

Soal makanan, tentu makanan yang disajikan didalam sini Indonesia banget. Tidak mau rugi, kami mencoba hidangan yang disajikan. Dan kami pun penasaran dengan  Beef Satay Kota Gede. Apakah ada pembeda dengan sate pada umumnya dijual dipinggir jalan? Kenapa ada nama Kota Gede, apa terinsinpirasi dengan sate Jogja?

Nama sate mungkin sudah tidak asing, olahan yang disajikan dengan bumbu kacang dengan citarasa pedas dan sedikit manis ini sudah banyak peminatnya. Meskipun dibuat dari daging sapi, akan tetapi dari segi tampilan beef satay kotagede ini memiliki perbedaan yang mencolok

Sepintas Beef Satay memiliki tampilan yang hampir mirip dengan sate kambing. Namun ketika melihat lebih dekat ada perbedaan, kalau daging kambing memiliki ukuran yang kecil-kecil, sedangkan daging sapi ini ukurannya lumayan gede. Satu porsi dibandrol dengan harga Rp 75 ribu dengan isi lima tusuk. Dari segi tekstur, Beef Satay kota gede ini sangat empuk. Dan untuk rasa, sangat lezat, manis, gurih.

”Kami menggunakan daging sirloin yang di import dari australia, jadi dagingnya menghasilkan tesktur yang sangat empuk,” ucap Mr Len, Selaku Chef Seribu Rasa Restaurant

Makanan ini pun dihidangkan dengan cara unik, sate ini ternyata ditata diatas mangkok yang didalamnya diberi saringan besi, yang kemudian dibawahnya ada sedikit arang panas.  ”Fungsi arang ini, agar aroma yang dikeluarkan ke daging akan lebih terasa. Karena daging yang sudah dibakar ketika disajikan diatas saringan ini, akan ada tetesan kearah bawah. Sehingga, tetesan tersebut akan menghasilkan asap yang mengarah keatas bagian daging tersebut. Jadi aroma segarnya lebih menggiurkan,” ucapnya lagi.

Tidak hanya Beef Satay, tapi juga ada sate ayam dan sate cumi. Pelanggan juga bebas memilih jenis sate yang diinginkan. Untuk bumbu, ketiga sate ini juga menyajikan sambal yang berbeda. Untuk sate ayam sambalnya menggunakan sambal kacang, dan untuk sate cumi sambalnya sama dengan beef satay yaitu sambal kecap.

Dan untuk nama, kenapa ada Kota Gede. Karena ditempat ini identik dengan menu Indonesia, sehingga nama yang digunakan pun juga menggunakan nama-nama daerah. “Ya hanya sekedar nama saja sih,” ucap Abdul. (cr-3)


TOPIK BERITA TERKAIT: #daging-australia-rasa-indonesia 

Berita Terkait

IKLAN