Selasa, 16 Oktober 2018 07:08 WIB
pmk

Nusantara

Diapit Ajudan, Kepanikan Iwan Bule saat Gempa 6,2 SR di Lombok

Redaktur: Ali Rahman

Penjabat Gubernur Jawa Barat Mochamad Iriawan saat merasakan guncangan gempa 6,2 SR di Lombok NTB (Screenshot)

INDOPOS.CO.ID - Penyerahan bantuan kemanusiaan Jawa Barat Peduli kepada korban gempa Lombok, diwarnai guncangan gempa berkekuatan 6,2 skala ricter (SR) di Lombok, Kamis (9/8/2018).

Penjabat Gubernur Jabar M Iriawan, beserta rombongan yang tengah menyalurkan bantuan secara langsung di kawasan posko pusat bencana Lombok Utara, tepatnya depan RSUD Tanjung Lombok Utara, merasakan langsung dahsyatnya guncangan tersebut.

Dalam video yang diterima dari Humas Pemprov Jabar, pria yang kerap disapa Iwan Bule yang didampingi pejabat terkait dan Dirut BJB tengah melakukan penyerahan secara simbolis bantuan kepada Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, Kepala Polda NTB Achmat Juri, serta pihak Korem 162 Wira Bhakti, dan juga para relawan di posko pusat bencana.

Namun, saat prosesi penyerahan tiba-tiba guncangan yang cukup kuat menimbulkan gaduh akibat goyangnya bangunan Gedung RSUD Tanjung Lombok Utara. Sejumlah genting, jendela berjatuhan.

Terlihat dalam video suasana menjadi gaduh, dan spontan semua melihat ke arah gedung RSUD Tanjung Lombok Utara. Iwan Bule langsung diapit oleh dua ajudan di sisi kanan kirinya. Beberapa orang dalam video pun meminta untuk tidak gaduh dan tetap tenang. Sambil bergeser menghindari bangun tersebut.

"Ini kembali kita rasakan guncangan gempa, mudah-mudahan ini yang terakhir," ujar Iwan Bule di Lombok, Kamis (9/8/2018).

Menurut informasi dari Humas Pemprov Jabar kini Iwan Bule dan rombongan dalam keadaan selamat. Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berkekuatan 6,2 skala ricter itu berlokasi di 8.36 LS 116.22 BT atau 6 km barat laut Lombok Utara. Pusat berada di kedalaman 12 kilometer dan tidak berpotensi tsunami. (ona/ind/jpc)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa-lombok #penjabat-gubernur-jawa-barat-mochamad-iriawan 

Berita Terkait

CBA Minta Pemerintah Tidak PHP Korban Gempa Lombok

Nasional

Gelar Acara Mewah, PHP Korban Gempa

Nasional

Kemensos Kehabisan Dana untuk Lombok

Headline

IKLAN