Minggu, 18 November 2018 09:42 WIB
pmk

Hukum

Pekan Depan, KPK Umumkan LHKPN Capres dan Cawapres

Redaktur: Ali Rahman

Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK, Cahya Hardianto Hefera (kiri) bersama Jubir KPK, Febri Diansyah saat konferensi pers, di kantornya, Jumat (10/8/2018). Foto: cr-1/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Cahya Hardianto Hefera mengimbau para calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres) agar tidak mepet melaporkan harta kekayaannya ke KPK.

“Kami imbau para calon Presiden dan calon wakil presiden untuk tidak mepet melaporkan harta kekayaannya kepada KPK, karena kami butuh memverifikasi data yang dilaporkan,” ujar Cahya saat konferensi pers di kantornya, Jumat (10/8/2018).

Data yang diperoleh KPK, Joko Widodo selama ini sudah melaporkan LHKPN sebanyak tujuh kali dan terakhir melapor pada 31 Desember 2017. Prabowo Subianto sudah melaporkan LHKPN dan dinyatakan lengkap. Sejauh ini Prabowo sudah empat kali melapor. Adapaun Sandiaga Uno sudah dua kali melapor. Pertama, saat menjadi calon gubernur DKI Jakarta. Sedangkan Ma’ruf Amin sudah melapor pada tahun 2001. Saat itu Ma’ruf menjabat sebagai anggota DPR.

“Tadi pagi staff Ma’ruf Amin sudah berkoordinasi dengan KPK untuk melaporkan LHKPN,” ujar Cahya

Pelaporan LHKPN akan diumumkan guna menjadi salah satu pertimbangan untuk para pemilih saat menentukkan pilihan Capres-Cawapres. “Laporan LHKPN akan umumkan pada hari Senin 13 Agustus 2018),” pungkasnya. (cr-1)


TOPIK BERITA TERKAIT: #lhkpn #capres-cawapres-2019 #kpk #cahya-hardianto 

Berita Terkait

IKLAN