Selasa, 25 September 2018 02:36 WIB
pmk

Headline

Prabowo Bela Rakyat, Jokowi Ajak Damai

Redaktur:

Foto. ISMAIL POHAN/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID – Usai deklarasi pada Kamis (9/8/2018) masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pasangan Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin lebih dulu mendaftar sebagai bakal capres dan cawapres pilpres 2019, sekitar pukul 10.00 WIB pada Jumat (10/08). Keduanya secara simbolis menyerahkan berkas persyaratan pendaftaran kepada petugas di ruangan utama kantor KPU.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan yang berjalan sekitar 15 menit dan menyatakan bahwa dokumen pendaftaran dinyatakan "sudah lengkap". Keduanya didampingi oleh para ketua umum partai politik yang menjadi pendukungnya, seperti Ketua umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri dan Ketua umum PKB Muhaimin Iskandar.

Usai acara, Joko Widodo, dalam keterangan pers, mengajak semua rakyat Indonesia untuk menjadikan proses Pemilu 2019 sebagai perayaan kegembiraan dalam berdemokrasi.

"Demokrasi bukan perang, permusuhan, tapi ajang adu gagasan, ide, rekam jejak, serta prestasi," kata Presiden.

Dia juga memberikan ucapan selamat kepada bakal calon presiden Prabowo Subianto dan bacawapres, Sandiaga Uno. “Pak Prabowo dan Pak Sandiaga Uno adalah putra terbaik. Beliau sama dengan saya, ingin berjuang untuk kemajuan bangsa..." tandas Presiden Joko Widodo.

Sebelum ke KPU, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin bertemu dengan pimpinan partai politik pendukungnya di Gedung Joang 45 di kawasan Menteng, Jakarta. Di gedung bersejarah itu, massa pendukungnya kemudian menyambut kedatangan Jokowi-Ma'ruf Amin dengan bacaan salawat dengan diiringi gendang serta tari-tarian tradisional.

Para pemimpin politik yang bergabung dalam koalisi Jokowi ikut pula menyambut pasangan bakal capres dan cawapres. Jokowi mengenakan kemeja putih dengan motif gambar yang bertuliskan "Bersih Merakyat Kerja Nyata" di dadanya, sementara Ma'ruf Amin mengenakan kopiah hitam dan bersarung.

Sebelum diarak menuju ke KPU pukul 09.15 WIB, Jokowi mengenalkan kembali Ma'ruf Amin, bakal calon wakil presiden yang akan mendampinginya dalam pilpres mendatang, di hadapan massa pendukungnya.

"Saya yakin KH Ma'ruf Amin adalah figur yang tepat. Beliau sosok yang utuh, ulama yang bijaksana, ulama yang dihormati umat Islam di seluruh Tanah Air," kata Jokowi dalam pidato sambutannya di Gedong Joang.

Jokowi juga menekankan bahwa Ma'ruf Amin merupakan sosok yang memahami persoalan ekonomi yang antara lain didasarkan pidato pengukuhannya sebagai profesor yang menitikberatkan pada persoalan ekonomi.

Sementara, penantang Jokowi-Ma’ruf, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno tiba ba’da shalat Jumat. Bahkan, sejumlah kader Partai Demokrat hadir, setelah menyatakan mendukung pasangan calon Prabowo-Sandi. Salah satunya Agus Harimurti Yudhono. Beberapa partai pengusung juga hadir.

Sekitar pukul 14.20 WIB, setelah dilakukan pemeriksaan dokumen, KPU menyatakan berkas pendaftaran Prabowo-Sandiaga dinyatakan lengkap. "Kita hari ini baru saja melaksanakan pendaftaran sebagai capres dan cawapres. Di mana saya dan Sandiaga diusung oleh empat partai, PKS, PAN, Partai Demokrat, Partai Gerindra dan didukung Partai Berkarya," kata Prabowo dalam keterangan pers usai pendaftaran.

Di hadapan wartawan, Sandiaga Uno sempat mengucapkan ulang tahun kepada Agus Harimurti Yudhoyono. "Unik, ini ulang tahun mas Agus yang ke 40," kata Sandiaga. Dalam jumpa pers, AHY berdiri bersama pimpinan partai pengusung lainnya

Prabowo dan Sandiaga Uno tiba di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) sekitar pukul 13.35 WIB setelah melakukan salat Jumat bersama di masjid Sunda Kelapa di kawasan Menteng, Jakarta.

Sejumlah pimpinan partai politik yang menjadi pengusungnya ikut menuju KPU untuk mendaftarkan bakal calon presiden dan wakil presiden mereka.

Diantaranya terlihat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, serta pimpinan PKS. Ada pula Titik Suharto, politikus Partai Berkarya.

Dalam perjalanan menuju Kantor KPU, Prabowo menyapa pendukungnya dengan berdiri di atas mobilnya yang terbuka. Dia juga menyalami sebagian warga yang mendekatinya.

Prabowo mengenakan kemeja putih, kopiah hitam, serta kaca mata hitam- ciri khas yang melekat pada dirinya selama ini. Sementara Sandiaga Uno mengenakan kemeja biru dan kopiah hitam.

Dalam orasinya di depan pendukung, Prabowo mengatakan, perjuangannya adalah perjuangan membela rakyat. Membela hak rakyat untuk hidup sejahtera. “Jangan ada lagi yang bunuh diri karena tidak bisa kasih makan anaknya,” teriak Prabowo yang berdiri di mobilnya. (nug)


TOPIK BERITA TERKAIT: #prabowo-subianto #pilpres-2019 #jokowi 

Berita Terkait

IKLAN