Kamis, 15 November 2018 03:07 WIB
pmk

Headline

Menkeu Tegaskan Ekonomi Indonesia Sehat

Redaktur: Redjo Prahananda

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Dok INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, kondisi ekonomi Indonesia sehat. Meskipun, ketidakpastian global masih membayangi.

Sti menyampaikan pandangan itu sewaktu menjadi pembicara kunci di acara asosiasi pengelola manajemen risiko bank atau Banker Association for Risk Management (BARa) Risk Forum dan Rapat Umum Anggota.

"Kalau di lautan itu muncul gelombang naik, gelombang turun, tidak mudah untuk bertahan di 5 persen," kata Sri Mulyani dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/8/2018).

Sampai semester I, realisasi pertumbuhan ekonomi diprediksi tumbuh 5,01 persen, dengan tingkat inflasi di bawah 3,5 persen. Bahkan, defisit anggaran sampai akhir Juni 2018 sangat terkendali, dan keseimbangan primer positif sekitar Rp 10 triliun.

"Dalam APBN saya sampai semester I primary balance positif Rp 10 triliun, itu  saja sudah very skeptis, di Argentina primary balance 5,5 persen," papar dia.

Meski kinerja APBN dalam laju tepat, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini meminta jangan terlena dan tetap waspada dengan ketidakpastian global berasal dari kebijakan normalisasi moneter Amerika Serikat (AS) dan perang dagang antara AS dengan China.

"Kami melakukan adjustment, jadi anda bayangkan dunia mulai turbulence tapi APBN kami sudah sehat," ujar dia.

Terpisah, Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah naungan Kementerian Keuangan, Armand Hermawan, sependapat dengan pernyataan Menteri Keuangan, kondisi ekonomi Indonesia sampai saat ini dalam kondusif.

“PT PII  terus memberikan dukungan dalam memberikan dampak tinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, antara lain di bidang infrastruktur terkait dengan konektivitas arus transportasi  seperti sektor Ruas Jalan Tol dan Preservasi Jalan Non-Tol di mana dapat membantu memberikan dampak positif khususnya pada sektor Industri, logistik, dan transportasi.” Jelas Armand.

Armand menambahkan, PT PII akan mendukung secara penuh kepada pemerintah terutama terkait dalam bidang pembangunan infrastruktur berkelanjutan demi menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di Indonesia lebih baik untuk kedepannya. (dai)


TOPIK BERITA TERKAIT: #ekonomi #kemenkeu 

Berita Terkait

Generasi Sandwich Rentan Stres

Jakarta Raya

128 Pedagang Malam Surken Terusir

Megapolitan

Gesits Sudah Dipesan 30 Ribu Unit

Nasional

Dorong Perizinan Bagi IKM

Jakarta Raya

Terinspirasi dari Hobi Traveling

Jakarta Raya

SOS Patok Revenue Rp 1 Triliun

Ekonomi

IKLAN