Rabu, 21 November 2018 07:11 WIB
pmk

Nusantara

Gempa Lombok buat Bali Rugi Rp21,1 M

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi Bali I Made Rentin menjelaskan, estimasi kerugian Bali sebagai imbas gempa Lombok mencapai Rp 21,1 miliar lebih.

Sedangkan titik-titik lokasi kerusakan akibat gempa tersebar di 1.360 titik. “Pusat data (data kerusakan) di Pusdalops,” ucap Rentin di Bali, Sabtu (11/08/2018).

Sementara itu ,Direktur Eksekutif IDEP Ade Endriawan menjelaskan perlu upaya untuk mengurangi risiko. "Bukan cum berkutat pada jumlah korban pascabencana," ujar Ade.

Menurut dia status tanggap darurat yang ditetapkan Provinsi NTB saat ini, hanya salah satu dari sekian komponen. Dia menilai pengurangan risiko bencana menjadi komponen utama bisa menyelamatkan nyawa seseorang.

“Tanggap darurat itu hanya satu komponen. Berbicara secara keseluruhan itu ada yang namanya pengurangan risiko bencana. Dan langkah yang wajib ditempuh adalah edukasi secara masif dan terancana kepada masyarakat," jelas Ade.

Menurut dia, BPDB Provinsi Bali mustahil bisa mengevakuasi warga di Nusa Penida Klungkung seandainya terjadi gempa dan tsunami langsung pada hari bencana.

Karena itu, dengan edukasi secara masif, maka akan membuat masyarakat paham prosedur menyelamatkan diri. "Sedangkan edukasi terkait masalah ini masih sangat kurang," kata Ade mengakhiri.(rb/ken/jpg/ind)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa-di-lombok #bpbd #pusat-data-data-kerusakan #bpdb-provinsi-bali 

Berita Terkait

Giliran Mantan Kepala BPBD Tersangka

Megapolitan

Kejari Tahan Dua Pegawai BPBD

Megapolitan

Malaysia Bantu Pemulihan Pariwisata NTB

Nasional

IKLAN