Kamis, 15 November 2018 11:44 WIB
pmk

Nusantara

Pemerintah Tambah Masa Tanggap Darurat Gempa Bumi di Lombok

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - Memasuki hari ke-6 pasca Gempa Bumi 7 SR di wilayah Nusa Tenggara Barat dan Bali, membuat pemerintah menambah masa tanggap darurat gempa

Masa tanggap darurat penanganan dampak gempa bumi di NTB berakhir hari ini, Sabtu, (11/8/2018). Namun mempertimbangkan masalah dalam penanganan dampak gempa , Gubernur Nusa Tenggara Barat, M. Zainul Majdi, dan memutuskan untuk memperpanjang 14 hari masa tanggap darurat yaitu terhitung 12-25 Agustus 2018.

Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, kondisi di lapangan masih banyak masalah, seperti evakuasi korban belum selesai, pengungsi belum tertangani dengan baik, gempa susulan masih terus berlangsung.

"Jumlah korban gempa bumi terus bertambah. Hingga Sabtu (11/8/2018) tercatat 387 orang meninggal dunia dengan sebaran Kabupaten Lombok Utara 334 orang, Lombok Barat 30 orang, Lombok Timur 10, Kota Mataram 9, Lombok Tengah 2, dan Kota Denpasar 2 orang," ujar dia kepada INDOPOS, Sabtu (11/8/2018).

Diperkirakan, jumlah korban meninggal akan terus bertambah karena masih terdapat korban diduga tertimbun longsor dan bangunan roboh, dan korban meninggal belum didata dan dilaporkan ke posko.

Sementara itu, sebanyak 13.688 orang luka-luka. Pengungsi tercatat 387.067 jiwa tersebar di ribuan titik. Ratusan ribu jiwa pengungsi tersebut tersebar di Kabupaten Lombok Utara 198.846 orang, Kota Mataram 20.343 orang, Lombok Barat 91.372 orang, dan Lombok Timur 76.506 orang.

Angka pengungsi berubah-ubah karena banyak pengungsi siang hari kembali ke rumah atau menengok kebun, tetapi pada malam hari kembali ke pengungsian.

Selain itu belum semua titik pengungsi terdata. Juga terdapat sebagian warga tidak perlu mengungsi karena kondisi rumah masih berdiri kokoh tanpa kerusakan tetapi ikut mengungsi karena trauma dengan gempa.(cr-4)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa-di-lombok #pemerintah-menambah-masa-tanggap-darurat-gempa 

Berita Terkait

Malaysia Bantu Pemulihan Pariwisata NTB

Nasional

BREAKING NEWS: Getaran Gempa NTB Sampai ke Bali

Fokus

IKLAN