Kamis, 20 September 2018 02:29 WIB
pmk

Politik

Soal Penyakit Capres-Cawapres, Begini Pesan Tim Dokter

Redaktur: Redjo Prahananda

Capres Joko Widodo dan Cawapres Ma'aruf Amin, Minggu(12/8) usai melakukan pemeriksaan tahap pertama di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Foto: Charlie Lopulua/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Ketua Ikatan Dokter Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Dr Ilham Oetama Marsis menegaskan pemeriksaan bakal calon Presiden dan wakil presiden tidaklah harus bebas penyakit.

"Rekomendasi (dokter) itu akan memberitahukan bahwa yang bersangkutan (capres-cawapres) memiliki kemampuan. Dan andaikan punya penyakit tapi tidak menggangu tugasnya selama lima tahun ke depan. Sehingga bukan berarti bebas penyakit," ucap Ilham saat jumpa pers di sela-sela pemeriksaan pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (12/8/2018).

Lalu, apa saja penyakit yang dianggap menggangu kinerja bakal capres-cawapres itu? Wakil ketua IDI Daeng M Faqih menerangkan, meski berpenyakit parah, namun masih ditangani itu tidak menjadi masalah.

"Sebagai contoh kalau pendengarannya (cacat) ekstrim dan penglihatan ekstrem kurang dari setengah meter dan tidak bisa dikoreksi itu mungkin menjadi sebuah rekomendasi ketidakmampuan," ungkapnya.

Tapi, lanjutnya, keputusan dan yang berhak mengumumkan itu ada di KPU RI. "Kami sekadar memberi rekomendasi," tambahnya.

Diketahui, bakal capres-cawapres Jokowi KH Ma'ruf Amin mendapat kesempatan pertama melakukan pemeriksaan di Minggu pagi.

Sementara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dijadwalkan diperiksa pada Senin (13/8/2018) pagi. (dil)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pemeriksaan-kesehatan-capres-cawapres #jokowi #maruf-amin #prof-dr-ilham-oetama-marsis 

Berita Terkait

Gagal di Senayan, Suju Ketemu Jokowi di Korea

Indotainment

Ribuan Mahasiswa Tuntut Jokowi Diturunkan

Nasional

Mahasiswa Masih Tahap Memantau Rezim Jokowi

Nasional

IKLAN