Politik

Soal Penyakit Capres-Cawapres, Begini Pesan Tim Dokter

Redaktur: Redjo Prahananda
Soal Penyakit Capres-Cawapres, Begini Pesan Tim Dokter - Politik

Capres Joko Widodo dan Cawapres Ma'aruf Amin, Minggu(12/8) usai melakukan pemeriksaan tahap pertama di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Foto: Charlie Lopulua/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Ketua Ikatan Dokter Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Dr Ilham Oetama Marsis menegaskan pemeriksaan bakal calon Presiden dan wakil presiden tidaklah harus bebas penyakit.

"Rekomendasi (dokter) itu akan memberitahukan bahwa yang bersangkutan (capres-cawapres) memiliki kemampuan. Dan andaikan punya penyakit tapi tidak menggangu tugasnya selama lima tahun ke depan. Sehingga bukan berarti bebas penyakit," ucap Ilham saat jumpa pers di sela-sela pemeriksaan pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (12/8/2018).

Lalu, apa saja penyakit yang dianggap menggangu kinerja bakal capres-cawapres itu? Wakil ketua IDI Daeng M Faqih menerangkan, meski berpenyakit parah, namun masih ditangani itu tidak menjadi masalah.

"Sebagai contoh kalau pendengarannya (cacat) ekstrim dan penglihatan ekstrem kurang dari setengah meter dan tidak bisa dikoreksi itu mungkin menjadi sebuah rekomendasi ketidakmampuan," ungkapnya.

Tapi, lanjutnya, keputusan dan yang berhak mengumumkan itu ada di KPU RI. "Kami sekadar memberi rekomendasi," tambahnya.

Diketahui, bakal capres-cawapres Jokowi KH Ma'ruf Amin mendapat kesempatan pertama melakukan pemeriksaan di Minggu pagi.

Sementara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dijadwalkan diperiksa pada Senin (13/8/2018) pagi. (dil)

Berita Terkait

Headline / Menilik Dampak Politis Pembebasan Ba'asyir bagi Jokowi

Headline / Presiden Jokowi segera Bebaskan Abu Bakar Baasyir

Nasional / Jalankan Revolusi Mental, Masyarakat Harus Aktif 

Ekonomi / Ini Tips Jadi Wirausaha Ala Jokowi


Baca Juga !.