Selasa, 13 November 2018 07:59 WIB
pmk

Nusantara

Korban Gempa Lombok Terus Bertambah

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - Penanganan darurat dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat memasuki hari ketujuh. Evakuasi masih terus dilakukan.

Data korban terus bertambah. Gempa susulan juga terus terjadi di Lombok. Hingga Sabtu (12/8/2018) Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) mencatat 392 orang meninggal dunia akibat gempabumi 7 SR di wilayah NTB dan Bali.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Pusat Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, sebaran korban meninggal dunia akibat gempa adalah di Kabupaten Lombok Utara 339 orang, Lombok Barat 30 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Timur 10 orang, Lombok Tengah 2 orang dan Kota Lombok 2 orang.

"Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan roboh saat gempa," ujar Sutopo dalam keterangan resmi BPBD.

Korban luka-luka tercatat 1.353 orang, di mana 783 orang luka berat dan 570 orang luka ringan. Korban luka-luka paling banyak terdapat di Lombok Utara sebanyak 640 orang.

Sementara itu pengungsi sebanyak 387.067 orang tersebar di ribuan titik pengungsian. Sebaran dari pengungsi adalah di Kabupaten Lombok 198.846 orang, Lombok Barat 91.372 orang, Kota Mataram 20.343 orang, dan Lombok Timur 76.506 orang.

Kerusakan fisik meliputi 67.875 unit rumah rusak, 606 sekolah rusak, 6 jembatan rusak, 3 rumah sakit rusak, 10 puskesmas rusak, 15 masjid rusak, 50 unit mushola rusak, dan 20 unit perkantoran rusak.

Pendataan dan verifikasi masih dilakukan petugas. Pendataan dan verifikasi rumah diprioritaskan agar terdata jumlah kerusakan rumah dengan nama pemilik dan alamat untuk selanjutnya di-SK-kan Bupati/Walikota dan diserahkan ke BNPB untuk selanjutnya korban menerima bantuan stimulus perbaikan rumah. (cr-4)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa-di-lombok #korban-gempa-lombok-terus-bertambah 

Berita Terkait

Malaysia Bantu Pemulihan Pariwisata NTB

Nasional

BREAKING NEWS: Getaran Gempa NTB Sampai ke Bali

Fokus

IKLAN