Minggu, 23 September 2018 01:55 WIB
pmk

Nusantara

DPR Desak Pemerintah Tancap Gas Tangani Gempa Lombok

Redaktur: Redjo Prahananda

Lalu Gede Syamsul Mujahidin, anggota DPR RI dapil NTB saat meninjau lokasi gempa bumi di NTB.

INDOPOS.CO.ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, jumlah korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) bertambah menjadi 387 jiwa.

Korban luka-luka tercatat 13.688 orang, jumlah pengungsi mencapai 387.067 dan tersebar di ribuan titik. Penanganan pascagempa Lombok masih mengandalkan sukarelawan dari berbagai elemen masyarakat.

"Gotong royong dan bahu membahu ini sebagai modal sosial terbesar sekaligus menjadi kekuatan bangsa Indonesia dalam menyikapi paskabencana ini sebagai perasaan senasib sebangsa," ujar Lalu Gede Syamsul Mujahidin, selaku anggota DPR RI Dapil NTB, Minggu (12/8/2018). 

"Bukti bangsa Indonesia sudah bersatu. Satu bagian terluka, maka semua tubuh negara Indonesia merasakan sakit. Itulah jiwa persatuan Indonesia dalam bingkai Pancasila," kata cucu Pahlawan Nasional asal NTB, TGKH Zainuddin Abdul Madjid ini.

Sebagai putra asli Lombok, politisi Hanura ini memberikan apresiasi yang luar biasa atas solidaritas nasional dari berbagai kalangan dan lapisan masyarakat Indonesia sudah memberikan bantuan materi maupun immaterial.

Kalau status bencana nasional ini berdampak negatif terhadap image dan persepsi industri pariwisata Lombok, dia mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk membentuk Badan Rehabilitsi dan Rekonstruksi Lombok .

Badan independen ini memiliki tugas terhadap penanganan pascagempa, membangun rumah rakyat, rumah ibadah, fasilitas umum, dalam bentuk 'crash' program APBN, karena kemampuan keuangan Pemprov NTB tidak mampu sendirian menangani pemulihan pascagempa.

Menurut Lalu Gede, belajar dari kasus Bali, status bencana nasional, membuat sektor pariwisata lumpuh turisme, travel warning sehingga merugikan perekonomian

"Kalau perlu alokasi APBN membutuhkan landasan hukum, bisa diselesaikan dengan menerbitkan Perpres penugasan khusus terhadap Kementerian dan Lembaga tertentu," sebut dia.

Dengan cara ini, dia berharap, penanganan pascabencana Lombok dapat memperoleh alokasi APBN maksimal, dan sektor pariwisata di Pulau Lombok kembali menggeliat.

"Perlu digarisbawahi di sini, perhatian sekaligus kepedulian pemerintah pusat kepada NTB. Perasaan senasib sepenanggungan harus direalisasikan melalui badan khusus untuk merehabilitasi Lombok agar lebih intensif dan massif.”(ydh)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa-di-lombok #bnpb #lalu-gede-syamsul-mujahidin 

Berita Terkait

IKLAN