Kamis, 15 November 2018 03:05 WIB
pmk

Headline

Pemerintah Jamin 150 PSN Berlanjut

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID – Kementerian PUPR memastikan, 150 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digarap pemerintah akan diselesaikan dalam periode tahun 2018 hingga 2019. 

150 PSN tersebut terdiri dari 54 bendungan, 7 irigasi, 1 tanggul laut, 69 jalan tol, 4 jalan nasional, 3 Pos Lintas Batas Negara (PLBN), 9 instalasi air minum & sanitasi, dan 3 perumahan. PUPR menargetkan 27 proyek akan selesai pada tahun 2018. Sementara sisanya, 47 PSN akan diselesaikan pada tahun 2019.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga memastikan, tidak ada lagi pembangunan infrastruktur baru dengan kontrak tahun jamak (multiyears). Kecuali beberpa proyek  bendungan dan irigasi/air baku sebagai pendukung fungsi bendungan.

“Tahun 2019 kami fokus pada penyelesaian proyek infrastruktur. Sehingga tidak ada yang mangkrak di tengah jalan. Termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN). Seluruhnya terus dilanjutkan. Belum selesai dengan mangkrak berbeda maknanya,” kata Menteri Basuki sabtu (11/8).

Hanya saja, kata Basuki ada sedikit perubahan arah pembangunan pada tahun 2019. Jika sebelumnya hanya berfokus pada fisik, kali ini pembangunan akan menitikberatkan pada unsur Sumber Daya Manusia (SDM).  Salah satunya dengan memasifkan sertifikasi tenaga kerja konstruksi.

”Ini kami dikerjasamakan dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Politeknik,” kata Basuki. 

Ditambahkan, infrastruktur yang akan dibangun PUPR tahun 2019 diarahkan untuk mendukung pengentasan kemiskinan, menciptakan lapangan kerja dan pemerataan hasil pembangunan sebagai upaya mengurangi kesenjangan antar wilayah.

Basuki juga memastikan porsi penggunaan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dalam proyek-proyek  infrastruktur di Kementerian PUPR seperti jalan tol dan bendungan masih sangat tinggi. ”Perkiraan  komponen impor rata-rata untuk proyek pembangunan tol dan bendungan tidak lebih dari 5 persen,” jelasnya. 

Menurut Basuki, lebih dari 95 persen komponen proyek infrastruktur PUPR menggunakan produk lokal.  ”Contohnya, tiang pancang 100 persen kami pakai produk Wika Beton. Untuk besinya kita pakai produk lokal, seperti Krakatau Steel," Jelasnya.  (tau/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kementerianpupr 

Berita Terkait

PUPR Kirim 400 Insinyur ke Lombok

Headline

Kemenkeu: Anggaran 150 PSN Aman

Headline

Pelebaran Jalan Raya Puncak Teradang PKL

Megapolitan

IKLAN