Selasa, 25 September 2018 06:38 WIB
pmk

Indotainment

Pede Berkulit Sawo Matang, Perdalam Ilmu di AsNTM

Redaktur:

MAKIN MATANG - Iko Bustomi makin serius tekuni dunia modeling. Foto. IMAM HUSEIN/JAWA POS

INDOPOS.CO.ID - IKUT AsNTM. Itulah mimpi terbesar Rizkho ”Iko” Maulida Bustomi. Alumnus STBA LIA Jakarta itu penggemar tayangan AsNTM sejak 2015. Iko berencana ikut audisi tahun lalu. Sayang, jadwal audisi berbarengan dengan jadwal sebuah pemotretan penting.

Tahun ini, Iko benar-benar terlibat dalam AsNTM. Dia ingin naik level setelah aktif sebagai model di Indonesia selama enam tahun. Penggemar seafood itu penasaran rasanya tinggal cukup lama di luar negeri. ”Aku mau tahu, gimana sih rasanya tinggal serumah dengan sesama model perempuan,” kata Iko di kantor agensinya, Edge Models, Rabu pekan lalu (8/8).

Di dunia modeling Indonesia, Iko bukanlah sosok yang percaya diri. Warna kulitnya sawo matang. Model berkulit putih atau kuning langsat lebih diminati. Setiap Iko melakukan pemotretan atau show, wajahnya didandani agar tampak putih. Hasil pemotretan pun diupayakan agar lebih cerah.

Masa itu sudah berlalu. Iko kini menerima warna kulitnya. Justru kulit sawo matang membuat dirinya terlihat eksotis. Kecantikan khas Indonesia terpancar. ”Ibu aku selalu kasih support biar aku nggak pemalu,” tutur perempuan 23 tahun itu.

Kematangan diri diperoleh Iko setelah mengikuti beauty camp ArtikaWhulandary pada 2016. Di kamp besutan Artika Sari Devi dan Whulandary Herman itu, Iko belajar mengasah skill modeling. Tujuannya, dia siap menghadapi berbagai kompetisi.

Meski berkulit sawo matang dan mengaku tak pede, karir modeling Iko cukup bersinar. Tahun lalu, dia terpilih sebagai Face of Jakarta Fashion Week (JFW). Selama dua tahun terakhir, perempuan asli Betawi itu aktif muncul di Indonesia Fashion Week (IFW) sebagai model catwalk.

Berada di AsNTM adalah tantangan dan pengalaman baru bagi dia. Jika Jesslyn Lim lebih pede di catwalk, Iko lebih pede di photoshoot. Pada sesi ini, dia bisa menonjolkan keunikan wajahnya.

Sesi catwalk justru jadi tantangan. Tubuhnya mesti terlihat lebih jenjang dan anggun saat memperagakan busana. Iko menegakkan badan dan berjalan dengan langkah panjang. Satu lagi, menaikkan dagu.

Selain catwalk, tantangan Iko selama AsNTM adalah jauh dari keluarga. Padahal, Iko mengaku mudah merasa homesick. Apalagi, para kontestan dilarang menghubungi keluarga selama enam minggu masa kompetisi.

Berkaitan dengan masa tanpa kabar itu, Iko mengenang, keluarganya sempat cemas. Padahal, pengagum Karlie Kloss itu sudah memberi tahu keluarganya untuk menghubungi kru jika ingin tahu kabarnya.

Meski keluar dari zona nyamannya, Iko antusias mengikuti kontes impiannya. Semua proses dijalani dengan fun dan semangat. Terlebih, ada kesempatan bertemu langsung dengan dua idolanya, Cindy Bishop dan Yu Tsai. Mereka host dan creative director AsNTM ke-6 sekaligus juri. ”Yu Tsai cheerful banget, Cindy cantik banget,” sebut Iko.

Iko menyadari satu hal saat berkompetisi di AsNTM. Beberapa kontestan punya warna kulit mirip dirinya. Bahkan, ada yang lebih gelap. ”Kecantikan perempuan itu nggak terbatas warna kulit,” tegasnya. (len/c17/nda)


TOPIK BERITA TERKAIT: #boks #artis-dalam-negeri 

Berita Terkait

Tresno Riadi Tangkal Narkoba dengan Keluarga

Indotainment

Agnes Mo Jadi Pacar Videografer

Indotainment

Adly Fairus Terjun ke Panggung Politik

Indotainment

Luna Maya Buka Rahasia

Indotainment

Ketika Tingkat Perceraian Makin Tinggi di Bogor

Megapolitan

IKLAN