Kamis, 20 September 2018 11:45 WIB
pmk

Jakarta Raya

Asyik, Ada Pasar Pop Up!

Redaktur:

JALAN-JALAN SORE-Tidak hanya aneka macam kuliner khas Betawi bisa ditemukan di Pasar Pop Up, Jakarta Market Festival 2018 tetapi juga kerajinan tangan unik. Foto Iqbal/ INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Menjelang perhelatan akbar olahraga Asian Games 2018 dan HUT ke-73 Proklamasi RI, HIPMI Kota Jakarta Selatan bekerjasama dengan Bank Mandiri dan PD Pasar Jaya menggelar Jakarta Market Festival (JMF) 2018. JMF digeber selama 1 bulan penuh bersamaan dengan pesta olahraga se-Asia tersebut.

"Kegiatan ini dalam rangka mendukung Asian Games 2018, sebuah konsep unik, Pop-up Market Festival yang menawarkan destinasi 'one stop shopping' yang digelar di Jakarta selama satu bulan di setiap akhir pekannya Sabtu - Minggu," kata Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Arifin, Minggu (12/8).

Kegiatan Jakarta Market Festival itu dilaksanakan selama 1 bulan hingga September 2018 dan diadakan setiap weekend saja atau Sabtu - Minggu. Berbagai kuliner nusantara kekinian juga turut meramaikan Jakarta Market Festival di halaman Pasar Santa yang diramaikan ratusan pengunjung.

"Berbagai macam kuliner, fesyen, dan produk kreatif lokal yang telah dikurasi secara khusus ada. Kulinernya pun makanan yang berbeda dan juga ada yang sudah tidak asing lagi di kalangan anak-anak muda yang sering kongkow," tandas Kepala Pasar Santa, Ahmad Subhan pada wartawan, Minggu (12/8). 

Usai membuka Jakarta Market tersebut, pada Sabtu (11/8) siang kemarin, Arifin meninjau stan-stan yang ada di lokasi. Didampingi Kadis UMKM dan berdialog dengan pelaku UKM yang menjadi peserta dalam bazar tersebut. 

Arifin setelah meninjau kuliner di Jakarta Market Festival mengatakan, Jakarta Market Festival itu juga merupakan kesempatan baik bagi para pelaku UMKM dan UKM untuk dapat mengembangkan dan menguatkan kapasitas serta meningkatkan akses pasar, sekaligus sebagai dukungan promosi bagi produk yang dihasilkan.

"Ini bisa menjadi inspirasi buat pedagang UMKM lainnya. Dan ternyata memang UMKM kita bisa berkompetisi. Tadi kemarin, rasa makanan UMKM tuh bahkan melampui rasa yang ada di mall, itu kesan yang kita dapatkan dan banyak inovasinya," tambah Arifin.

Mengenai selentingan isu yang berhembus jika makanan UMKM kurang berkualitas, menurut Arifin ternyata tidak demikian. Dia mengaku pelaku UMKM menyiapkan makanan yang betul - betul memperhatikan dari sisi-sisi kenikmatannya, dan kemasannya. “Itu mereka perhatikan betul," tandasnya. (ibl)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #jakarta-market-festival-2018 #pasar-pop-up #hipmi-kota-jakarta-selatan 

Berita Terkait

IKLAN