Senin, 19 November 2018 06:07 WIB
pmk

Liga Indonesia

Borneo FC Protes, Persipura Kecewa

Redaktur:

PROTES WASIT – Suasana laga Arema FC melawan Borneo FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (11/8).

INDOPOS.CO.ID - Borneo FC nampaknya kecewa dengan kepemimpinan wasit Faulur Rosy saat bertandang ke markas Arema FC (11/8). Meski laga berakhir imbang 2-2, tim berjuluk Pesut Etam itu merasa kurang puas. Itu lantaran keputusan hadiah penalti yang diberikan kepada Arema FC.

Ya, menit 50 Faulur Rosy memberikan hadiah penalti bagi tuan rumah. Bek tengah Renan Alves dianggap melakukan pelanggaran ke pada striker Arema Ahmad Nur Hardianto. Padahal, bila di lihat pada video tayang ulang, Renan tak melakukan dorongan apapun pada Hardianto.

Protes keras sempat dilakukan beberapa pemain Borneo FC. Sayang, keputusan Rosy tak bisa dianulir. Makan Konate yang ditunjuk sebagai algojo sukses melakukan sepakan penalti.

Merasa dirugikan, kemarin manajemen Borneo FC resmi surat protes kepada PT. LIB. Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris Borneo FC Hariansyah Ari. ”Perintah untuk melayangkan surat protes ini resmi langsung oleh presiden klub (Nabil Husein, Red). Sebab, banyak keputusan yang dianggap merugikan dan kami punya bukti rekaman video pertandingan,” tutur Ari.

Ini bukan pertama kalinya Borneo FC dirugikan oleh wasit asal Banda Aceh itu. Saat tim berjuluk Pesut Etam itu bertandang ke markas Bhayangkara FC (27/5), Faulur Rosy juga memberikan penalti yang kontroversial kepada tuan rumah.

"Melawan Arema FC merupakan laga kedua kami dipimpin wasit Rosy. Anehnya selalu ada penalti untuk tuan rumah. Padahal, pemain kami tidak melakukan pelanggaran. Jadi, kami minta keadilan agar kinerjanya dievaluasi," imbuh Ari.

Selain Borneo, Persipura juga merasa dirugikan oleh wasit Novari Ikhsan saat dikalahkan PS Tira 1-0 (11/8). Ketua umum Persipura Benhur Tomi Mano menilai Novari wasit asal Jakarta itu terlalu responsif. Itu mengakibatkan timnya kurang lepas saat bertanding dan berujung kekalahan.

Pria yang juga menjabat sebagai wali kota Jayapura itu juga menilai tambahan waktu yang diberikan wasit dibabak kedua kurang. ”Kami melihat pemain lawan melakukan diving di kotak 16, tapi wasit tidak memberi kartu. Wasit juga seperti membiarkan lawan mengulur waktu,” ucap Benhur. ”Sedangkan tambahan waktu yang diberikan hanya tiga menit,” imbuhnya. (nia/*/abi/iza/k8/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #borneo-fc #persipura-jayapura #liga-1 

Berita Terkait

Luthfi Pikat Hati RD

Liga Indonesia

Skuad Seadanya ke Serui

Liga Indonesia

Borneo Buru Poin di Serui

Liga Indonesia

Naga Mekes Terancam Tanpa Kiper Utama

Liga Indonesia

Naga Mekes Terancam Tanpa Kiper Utama

Liga Indonesia

Keran Gol Billy Keraf

Liga Indonesia

IKLAN