Selasa, 25 September 2018 02:35 WIB
pmk

Headline

Mahar Politik, KPK: Kalau Hasil Korupsi Kami Tindak

Redaktur: Redjo Prahananda

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (13/8/2018). Foto: Akbar/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang angkat bicara mengenai pro-kontra mahar politik di masyarakat.

Menurut Saut, setiap partai memiliki syarat mahar, kalau seseorang ingin berpartisipasi dalam pemiliham umum. Asal, sesuai dengan peraturan KPU dan Undang-Undang dan uang bukan berasal dari hasil korupsi.

”KPK belum mengetahui, apakah partai memiliki angka minimal untuk disumbangkan, kalau syarat itu sesuai dengan peraturan KPU dan Undang-Undang tidak masalah,” tutur Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (13/8/2018).

Namun, kalau mahar tersebut berasal dari uang hasil korupsi, KPK siap menindak.

”Kalau dia mengambil sesuatu (uang) dari suatu tempat terkait dengan jabatan, KPK baru bisa masuk dalam ranah itu. Intinya, kalau uang-uang itu hasil dari korupsi baru KPK bisa bertindak. Tapi harus kami buktikan terlebih dahulu,” kata Saut. (cr-1)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kpk #mahar-politik #saut-situmorang 

Berita Terkait

IKLAN