Rabu, 21 November 2018 03:26 WIB
pmk

Headline

Tentara Takut Jarum Suntik

Redaktur:

SUMRINGAH– Pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto- Sandiaga S Uno memberi salam kepada wartawan yang menantinya di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, untuk tes kesehatan, Senin (13/8/2018). Ini menjadi salah satu syarat untuk menjadi peserta pilpres 2019 mendatang. ISMAIL POHAN/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - CALON Presiden Prabowo Subianto dan Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahudin Uno, menjalani tes kesehataan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018). Prabowo datang terlebih dahulu pukul 07.00 WIB. Tak lama kemudian, disusul Sandi yang datang dengan busana sporty.

Cek kesehatan ini merupakan syarat yang harus dilalui bagi kandidat yang mengikuti kontestasi Pilpres 2019. Pasangan Capres dan Cawapres akan diperiksa mata, telinga, gigi, hingga organ dalam. Selain itu ada pemeriksaan kejiwaan.

Selama dua jam, Capres dan Cawapres itu menjalani pemeriksaan ultrasonografi, gigi, darah, dan tes urine. Usai menjalani pemeriksaan tersebut, Prabowo mengungkapkan dirinya yang tak tahan dengan jarum suntik.

"Saya itu mantan tentara yang takut dokter, terutama takut suntik. Lebih baik suruh terjun aja," ungkap Prabowo Subianto yang disambut tawa para awak media.

Sebelum melakukan rangkain tes kesehatan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto melakukan puasa pada, Minggu (12/8/2018) malam, hal itu dilakukannya karena mengikuti intruksi dokter.

"Saya diperintah dokter untuk puasa dari jam 8 malam. Nggak biasa saya. Biasa makan jam 10 malem. Jadi kemarin saya gak bisa tidur, kelaparan. Saya gak berani langgar perintah dokter," tutur Prabowo.

Dalam kesempatan yang sama, Sandi berharap sejumlah rangkain kesehatan bisa berjalan dengan lancar. "Kita terima kasih kepada semua dokter-dokter luar biasa. Ini kelas dunia fasilitasnya mudah-mudahan semuanya berjalan lancar," harap Sandi.

Terpisah, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, hasil pemeriksaan kesehatan kedua pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, akan diserahkan kepada KPU pada, Senin (13/8/2018) malam.

"Jadi setelah selesai pemeriksaan secara keseluruhan, tim dokter langsung melakukan rapat," ujar Arief Budiman, di depan ruang Medical Check Up RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018).

Untuk pengumumannya, lanjut Arief, akan disampaikan berbarengan dengan hasil pemeriksaan syarat-syarat yang lain. "Pemeriksaan kesehatan ini kan salah satu saja. Diantara sekian banyak syarat.  Jadi nanti dikumpulkan dulu baru hasilnya diumumkan ke media massa," ungkap Arief.

Arief menuturkan, seluruh syarat harus terpenuhi secara akumulatif. Bila salah satu syarat tidak memenuhi syarat maka langsung gugur.

"Misalnya syarat kesehatan lolos, tapi syarat lain kan macam-macam mulai ijazah, harta kekayaan, kan banyak itu," tutur Arief. (cr-2)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pilpres-2019 #prabowo-subianto 

Berita Terkait

IKLAN