Jakarta Raya

Aher Gugur jadi Wagub DKI

Redaktur:
Aher Gugur jadi Wagub DKI - Jakarta Raya

Foto: llustrasi

INDOPOS.CO.ID - Mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) gugur menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Uno. Pasalnya, pencalonan dia menabrak UU Nomor 10 tahun 2016 Tentang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada)

Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bahtiar menialai, mekanisme pengisian wakil gubernur yang kosong telah diatur dalam UU Pilkada. Termasuk telah diatur syarat-syaratnya.

"Sebetulnya sudah diatur dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Jadi Aher kemungkinan besar takan bisa," ungkapnya kepada wartawan, Selasa (20/8/2018).

Menurut Bahtiar, bila melihat ketentuan yang diatur dalam UU Pilkada, mantan Gubernur Jawa Barat itu tidak memenuhi syarat diajukan sebagai calon. Meski memang hak mengusulkan ada di tangan partai pengusung.

Bahtiar menyebut, Pasal 7 ayat (2) Huruf n UU Nomor 10 tahun 2016. "Pak Aher sudah 2 kali menjadi Gubernur Jabar, sehingga tidak boleh dicalonkan lagi menjadi Wagub DKI, sebagaimana tertuang dalam Pasal 7 ayat (2) huruf n UU Nomor 10/2016," kata Bahtiar.

Dalam Pasal 7 Ayat (2) disebutkan, lanjutnya calon gubernur dan wakil gubernur, calon bupati, calon wakil bupati, calon walikota dan calon wakil walikota harus memenuhi syarat-syarat tertentu.

Sementara itu, dia menambahkan, dalam Pasal 7 Ayat (2) huruf o misalnya dinyatakan belum pernah menjabat sebagai gubernur untuk calon wakil gubernur atau bupati/walikota untuk calon wakil bupati/calon wakil walikota pada daerah yang sama.

"Pasal 7 Ayat (2) hurup n menyatakan belum pernah menjabat sebagai gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, walikota dan wakil walikota selama 2 (dua) kali masa jabatan dalam jabatan yang sama untuk calon gubernur, calon wakil gubernur, calon bupati, calon wakil bupati, calon walikota dan calon wakil walikota," tutupnya. (aen) 

 

Berita Terkait

Headline / Penuhi Panggilan KPK, Aher Siap Bongkar Meikarta

Hukum / Besok, Aher Dipastikan Hadir ke KPK

Headline / Dipanggil KPK, Aher Kembali Mangkir

Headline / Kasus Meikarta, KPK Panggil Aher sebagai Saksi Neneng

Daerah / Ahmad dan Deddy Terseret Meikarta


Baca Juga !.