Rabu, 26 September 2018 06:13 WIB
pmk

makanmakan

Galantin, Hidangan Bistik yang Merakyat

Redaktur:

Foto: Iwan Tri Wahyudi/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Kekhasan suatu sajian kuliner pada suatu daerah biasanya terkait dengan latar belakang sosial budaya masyarakat, letak geografisnya serta akulturasi dengan budaya daerah maupun negara lain. Tidak aneh memang hal itu turut berpengaruh terhadap satu resep penciptaan makanan yang dihasilkannya. Sudah barang tentu kreasi, karya cipta serta rasa yang dihasilkannya pastilah menjadi suatu kebanggan dan ciri khas daerah tersebut yang mempunyai nilai jual tinggi.

Satu lagi sajian yang ada di Toko Oen Semarang ini, yaitu Galantin Semarang. Sesekali nikmati santap siang tanpa nasi. Coba saja galantin dengan pelengkap kentang dan sayuran. Bistik klasik ini terbuat dari cincangan daging yang disantap bersama saus kecoklatan. Galantine atau galantin yang mendapat pengaruh Belanda, mirip dengan Bistik Jawa. Namun adonannya dibuat dari daging cincang yang dikukus dalam bentuk bulat panjang. Baru kemudian dipotong-potong per porsi. Penyajian galantin kemudian memang menyerupai bistik klasik pada umumnya. Dalam piring datar potongan galantine dikelilingi oleh irisan telur rebus, wortel, kacang polong, kentang, dan saus.

Siraman saus yang manis gurih dan kental menyatukan berbagai unsur tadi,ditambah sedikit saus mustard manis di atas daun selada. Jika sudahmerasa siraman saus cukup manis, saus mustard manis tersebut dapat diabaikan. Rasa manis gurih, tanpa nuasana pedas, memang cukup mendominasi bistik galantin dari Semarang.

Ketika saya mencicipi hidangan ini, galantinnya amat sangat lembut, dan ada tekstur kasar didalamnya. Dipadukan dengan saus yang manis, menyempurnakan rasa yang dihadirkan didalamnya. Tidak cukup hanya itu saja, saya pun menambahkan dengan potongan wortel dan kentang didalam sendok. Sempurna! untuk makanan yang sangat simple ini. 

Pengaruh tradisi kuliner Jawa, khususnya Jawa Tengah, memang terasa kuat.  Apalagi, restauran kecil ini memang mengkhususkan sajian masakan asal Jawa Tengah. “Bistik galantin ini dahulu merupakan salah satu santapan kegemaran raja di Kasunanan Solo di era kolonial Belanda,” ucap Jenny, pemiliki Toko Oen Semarang.

Galantin Semarang ala Toko Oen bukanlah santapan yang harus merogoh kocek terlalu dalam. Seiring dengan gerak zaman, santapan yang dahulu terkesan elitis ini sebenarnya kini sudah jauh lebih merakyat, dengan penampilan yang tetap ayu.  (cr-3)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kuliner #indoposmakan-makan 

Berita Terkait

Santapan Si Hijau yang Mungil

makanmakan

Santapan Si Hijau yang Mungil

makanmakan

Variasi Sajian Khas Kanton

makanmakan

Variasi Sajian Khas Kanton

makanmakan

IKLAN