Rabu, 21 November 2018 03:04 WIB
pmk

Nasional

Jokowi Beri Bantuan RISHA untuk Korban Gempa Lombok

Redaktur: Redjo Prahananda

Presiden Jokowi ditemani Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang membagikan buku kepada anak-anak korban gempa di posko pengungsian Desa Madayin, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, Senin (30/7). Foto: Sirtu/Lombok Post

INDOPOS.CO.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap berkomitmen memberi bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat. RISHA menjadi formulasi program bantuan untuk korban gempa Lombok.

RISHA singkatan dari Rumah Instan Sederhana Sehat dengan keunggulan tahan terhadap goncangan gempa.
Rumah dengan kerusakan berat, pemerintah memberi bantuan Rp50 juta per-kepala keluarga.

Penyaluran bantuan rencananya dimulai Selasa (14/8). Jokowi menyampaikan kepastian ini kepada warga di Lapangan Kantor Bupati Lombok Utara, Senin (13/8) malam.

"Saya hanya ingin berpesan. Pembangunan nanti bakal mendapat pengawasan langsung Gubernur. Kemudian,  bimbingan oleh Pam Menteri PU,” ujar Jokowi, Senin (13/8) malam.

Kepala Negara lalu menegaskan, warga Lombok harus b membangun kembali rumah dengan teknologi tahan gempa. Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pun sudah menyiapkan tekhnologinya. Konsep rumah tahan goncangan gempa. Sebab, konsep RISHA kini menjadi kebutuhan masyarakat di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Nanti membangunnya harus rumah yang tahan gempa. Namanya sistem RISHA. Jadi kalau ada gempa itu tidak goyah," tutur Jokowi.

Banyak pertimbangan yang dilakukan hingga akhirnya teknologi RISHA dipilih. Sebab, wilayah di Lombok merupakan area rawan gempa. Sejarah bahkan mencatat, Lombok juga digoncang gempa besar pada tahun 1979. Merunut kondisi tersebut, edukasi pembangunan perumahan tahan gempa diberikan. Medianya melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Saya juga baru diberi tahu, tahun 1979 dulu pernah gempa (besar) di sini. Rumah-rumah di sini harus mulai dibangun tahan gempa. Nantinya kalau terjadi apa-apa lagi, rumah tetap bisa berdiri kokoh," ucapnya.

Mengutip laman e-produk Litbang PUPR, pembangunan rumah dengan menerapkan teknologi RISHA telah diterapkan di Aceh. Menjadi treatment pasca bencana besar tsunami, sebanyak 10 ribu unit rumah dengan teknologi RISHA pun didirikan. Salah satu keunggulan yang didapat dari teknologi ini ialah sifatnya yang fleksibel. Rumah ini pun mampu menahan goncangan gempa.

"Banyak aspek menjadi pertimbangan Presiden Jokowi. Teknologi RISHA ini sudah dipakai di Aceh. Dengan berbagai kelebihannya, teknologi RISHA ini juga diharapkan sebagai solusi terbaik bagi Lombok,” jelas Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

RISHA rumah dengan konsep knock down. Proses pembangunan tidak membutuhkan material konvensional, seperti semen dan bata. Teknologi RISHA ini menggabungkan panel-panel beton dengan baut. Dengan begitu, pembangunan rumah ini dapat diselesaikan dengan waktu jauh lebih cepat. Moeldoko menambahkan, warga Lombok butuh percepatan pembangunan rumah kembali.

“Warga di Lombok perlu secepatnya memiliki kembali rumahnya. RISHA solusi karena pembangunan rumahnya lebih cepat. Secara kualitas juga bisa dipertanggungjawabkan. Yang jelas, Presiden Jokowi ini selalu memberikan kemampuan terbaik dan sesuai kebutuhan rakyat,” kata Moeldoko lagi.

Secara kualitas, teknologi RISHA memang bisa dipertanggungjawabkan. Setelah dikembangkan pada tahun 2004, teknologi RISHA ini dinilai telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Total sudah lebih dari 60 wilayah di Indonesia  mengembangkan teknologi RISHA ini. Jumlah rumah ini sudah mencapai ratusan ribu unit rumah.

“Semoga dengan berbagai kelebihan yang dimiliki RISHA, warga di Lombok bisa hidup nyaman lagi. Lalu, mereka membangun ekonomi untuk kesejahteraan keluarga,” ujar Moeldoko mengakhiri.

(rej)


TOPIK BERITA TERKAIT: #jokowi #risha #gempa-lombok 

Berita Terkait

Presiden Jokowi Resmikan Monumen Kapsul Waktu

Headline

Rekan Jokowi DKI Targetkan 2 Juta Suara Milenial

Headline

Jokowi Akui Ekonomi Sulit Tapi Trennya Positif

Nasional

Ini Alasan Hanura Usung Jokowi

Politik

Jokowi Singgung Tokoh Politik Suka Marah

Nasional

Jangan sampai Melakukan Kesalahan Fatal

Politik

IKLAN