Rabu, 26 September 2018 08:06 WIB
pmk

Headline

PBNU Senang Ma’ruf Lulus

Redaktur:

SILATURAHMI-Said Aqil menerima Cawapres KH Ma’ruf Amin dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar di Kantor PBNU, Jakarta. Foto.DILIANTO/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengumumkan hasil tes kesehatan capres-cawapres Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin. Demikian juga dengan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno.

KPU menyatakan, kedua pasangan tersebut lulus tes kesehatan. Tidak ditemukan ketidakmampuan jasmani dan rohani untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Presiden dan Wakil Presiden. 

“Hasil pemeriksaan kesehatan untuk bakal Calon Prasiden atas nama tuan Joko Widodo dan bakal Calon Wakil Presiden atas nama Tuan Ma’ruf Amin, saat ini tidak ditemukan ketidakmampuan dalam jalani rohani dan jasmani untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Presiden dan Wakil Presiden,” kata Ketua KPU Arief Budiman, di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (14/8/2018)

Arief pun menuturkan, hasil tes kesehatan yang dilakukan oleh tim Dokter Ikatan Dokter Indonesia (IDI)  tidak ditemukan atau negatif penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya. 

“Dalam bahasa sederhananya, itu untuk bakal Calon Presiden Tuan Joko Widodo dan Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin telah memenuhi syarat,” tegas Arief.

Setelah itu, Arief juga menyatakan untuk pasangan bakal Capres dan Cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uni juga telah memenuhi syarat yang ditentukkan KPU.

“Hasil pemeriksaan kesehatan untuk bakal Calon Prasiden atas nama tuan Prabowo Subianto dan bakal Calon Wakil Presiden atas nama tuan Sandiaga Uno saat ini tidak ditemukan ketidakmampuan dalam bidang rohani dan jasmani untuk mengemban tugas dan kewajiban sebagai Presiden dan Wakil Presiden,” kata Arief Budiman. Pengumuman soal Ma’ruf Amin yang lolos tes kesehatan, disambut gembira Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj.  

“Sejak awal saya optimis, Pak Kyai lolos tes kesehatan. Beliau lebih sehat dari saya bahkan,” kata KH Said Aqil Siradj, menjawab INDOPOS, Selasa (14/8/2018) malam.

Pengumuman KPU ini sekaligus menghentikan rumor yang menyebutkan, adanya skenario akan digantinya Ma’ruf Amin sebagai cawapres, memanfaatkan tes kesehatan, dengan menyatakan tidak sehat.

Selasa (14/8/2018) siang, INDOPOS juga sempat menemui Said Aqil di kantor PBNU. Sebelum adanya pengumuman KPU, Said Aqil sempat membantah tudinganyang menyebutkan Ma’ruf Amin tidak sehat. Dirinya menegaskan, Ma'ruf Amin adalah sosok yang memiliki kesehatan prima dibanding pria seumurannya.

"Beliau sangat sehat. Bahkan dia lebih sehat dari saya," kata Said Aqil usai menerima kunjungan KH Ma'ruf Amin dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di Kantor PBNU,  Jakarta,  Selasa (14/8/2018).

Said Aqil yang saat ini berusia 65 tahun mengaku memiliki sejumlah penyakit dibanding Ma'ruf Amin yang usianya terpaut 10 tahun lebih tua.

 

"Saya saja sudah pasang ring jantung. Tapi beliau (Ma'ruf Amin)  belum. Jadi saya sangat yakin beliau sehat banget," tegasnya.

Sama halnya dengan Muhaimin Iskandar. Dirinya juga menegaskan, di usianya yang 75 tahun,  Ma'ruf Amin sangat layak menjadi Cawapres.

"Tidak ada ganjal mengganjal. Kiai Maruf sehat banget," ujar Cak Imin.

Terkait ketidaksukaan para pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahoker atas terpilihnya Ma'ruf Amin yang pernah mengeluarkan fatwa MUI dalam kasus Al-Maidah 51 yang membuat Ahok dipenjara,  menurut Cak Imin,  hal itu hanya sebuah kesalahpahaman.

"Saya akan berusaha menghentikan kesalahpahaman itu dengan menjelaskan sesungguhnya Kiai Ma'ruf itu tidak ada beda dengan Kiai Said dan dengan siapa saja," ujarnya.

Dikatakan,  Kiai Ma'ruf sama dengan Kiai NU lainnya yang menjaga keutuhan NKRI.  "Kesalahpahaman, dikiranya (pendukung Ahok), Kiai Ma'ruf adalah bagian dari sikap Islam yang tidak seperti NU. Salah besar. Kiai Ma'ruf adalah penopang NKRI, kebhinekaan, pluralitas," ujarnya.

Calon pendamping Joko Widodo ini menurut Cak Imin, adalah sosok yang menjaga arus Islam moderat.

"Kiai Ma’ruf lah yang menjaga pandangan Islam inklusif, pandangan Islam moderat. pandangan Islam kebangsaaan dan pandangan Islam nusantara. Jadi justru Kiai Ma'ruf lah yang jadi motor utama selama ini di dalam menjaga arus islam moderat," pungkasnya.

Sebelumnya sempat ramai berkembang opini yang menyebutkan, Ma’ruf Amin akan diganti dari posisi cawapresnya Jokowi. Ini setelah melihat realitas penolakan pendukung Ahok yang notabene juga pendukung Jokowi. Ma’ruf Amin disebut-sebut akan dijegal dalam soal tes kesehatan.

Bahkan penyanyi kondang Ahmad Dani melalui pesan singkatnya yang diterima wartawan, mengajak warna NU untuk mendoakan Ma'ruf Amin tetap sehat sehingga tidak terjegal dari tes kesehatan.

Dia berharap agar Rais Aam PBNU itu diberi kesehatan yang prima saat menjalani tes. "Dan semoga hasil tesnya baik dan lolos sebagai Cawapres," kata Ahmad Dhani,  Minggu (12/8/2018).

Dia juga berharap tidak ada oknum jahat yang bisa menggagalkan tes kesehatan KH Ma'ruf Amin. "Karena ada kabar akan ada sabotase terhadap Cawapres atas nama Kiai Haji Ma'ruf Amin," tulis Ahmad Dhani. (cr-1/dil)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pilpres-2019 #maruf-amin #kpu #menuju-istana-presiden 

Berita Terkait

IKLAN