Minggu, 18 November 2018 01:20 WIB
pmk

Liga Indonesia

Indonesia vs Palestina, Hanya Lawan Dalam 90 Menit

Redaktur:

Abdallatif Albahdari. Foto. CHANDRA SATWIKA/JAWA POS

INDOPOS.CO.ID - Timnas Palestina memang mendapat dukungan spesial dari suporter Indonesia dalam dua pertandingan yang sudah dijalani di Asian Games 2018, yakni ketika imbang lawan Taiwan (10/8) dan menang lawan Laos (12/8). Tapi, di pertandingan ketiganya nanti, anak asuh dari Ayman Sandouqa itu tampaknya tidak akan mendapat support yang sama.

Bahkan, bisa jadi dukungan itu berubah jadi tekanan. Berbalik jadi teror menakutkan bagi Palestina. Sebab, yang jadi lawan adalah tuan rumah, Timnas Indonesia U-23 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi.

Ayman mengakui hal tersebut. Dia juga tidak masalah. Yang jelas anak asuhnya sudah sangat siap ketika 90 menit malam ini timnya akan mendapatkan banyak tekanan, baik di lapangan atau di tribun stadion. ’’Ya, kami tahu itu, tapi kami tetap apresiasi. Masyarakat Indonesia sudah membuat Palestina layaknya rumah sendiri selama kami di sini,’’ paparnya.

Dia juga menjelaskan, Indonesia tetaplah saudara Palestina. Pertandingan malam nanti hanyalah sebuah ajang meraih prestasi. ’’Kami tetap menganggap Indonesia adalah rumah kedua Palestina. Kehanggatan masyarakat di sini luar biasa, terima kasih,’’ jelasnya.

Mohammed Rashid setuju dengan apa yang dikatakan pelatihnya. Dia sendiri dan tim tidak menyangka bahwa masyarakat Indonesia sudah memberi dukungan yang luar biasa dalam dua pertandingan terakhir. ’’Ya, kami tahu Indonesia selama ini sangat peduli dengan apa yang terjadi di negara kami, tapi kami tidak menyangka bahwa dukungan terhadap Timnas kami seperti ini, kami terharu,’’ ungkapnya.

Tapi, dia juga tidak kaget ketika malam nanti suporter tidak akan ada yang mendukungnya. Malah bakal memberi teror sepanjang pertandingan. Rashid mengatakan hal tersebut sudah biasa dan pernah terjadi sebelumnya.

’’Ketika di Vietnam kami juga diteror oleh puluhan ribu suporter saat melawan tuan rumah. Ya, kami sudah punya cara mengatasi itu, jadi tidak masalah,’’ bebernya.

Asisten Pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti menjelaskan, Palestina memang spesial bagi masyarakat Indonesia. Saudara seperjuangan yang wajib dibela. ’’Kami sangat respek terhadap Palestina,’’ ucapnya.

Namun, ketika di atas lapangan malam nanti, Bima dan anak asuhnya tetap harus profesional. Tetap menganggap Palestina adalah lawan yang harus dikalahkan. ’’Kami tetap akan berjuang maksimal. Di lapangan kami lawan, setelah itu kami tetap saudara,’’ katanya. (rid/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #palestina #timnas-indonesia #asian-games-2018 

Berita Terkait

Gajah Putih Buat Indonesia Terpuruk

Headline

Panggung Pemain Keturunan

Indosport

Pesan Yanto Basna dan Ryuji Utomo

Liga Indonesia

Mesir Desak Israel Stop Kekerasan di Gaza

Internasional

IKLAN