Jumat, 21 September 2018 11:18 WIB
pmk

Headline

Mahfud : Ma’ruf Ancam Tarik Dukungan Jika Cawapres Jokowi Bukan Kader NU

Redaktur:

Mahfud MD. Foto: radarcirebon.com

INDOPOS.CO.ID - Peran Nahdatul Ulama begitu kuat menjegal mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD sebagai bakal calon wakil presiden pendamping Jokowi di detik-detik akhir pendeklarasian pada Kamis (9/8) lalu. Tak tanggung-tanggung PBNU mengancam bakal menarik dukungan. Pengakuan Mahfud, Kiai Haji Ma'ruf Amin adalah orang yang menyuruh PBNU mengeluarkan ancaman tersebut.

"Robikin yang menyatakan [ancaman] dan yang menyuruh itu kiai Ma'ruf Amin. Bagaimana saya tahu kiai Ma'ruf Amin? Muhaimin yang bilang ke saya," ungkap Mahfud saat menjadi tamu dalam program acara Indonesia Lawyer Club, Selasa (14/8/2018).

Menurut Mahfud, berdasarkan cerita dari Muhaimin Iskandar, pada Rabu (8/8/2018) atau satu sehari sebelum pengumuman cawapres Jokowi. Ada pertemuan di Kantor PBNU antara Kiai Ma'ruf Amin, Ketua PBNU Said Aqil Siroj, dan Ketua PKB Muhaimin Iskandar.

"Terus saya tanya gimana tuh main ancam-ancam? Itu yang nyuruh kiai Ma'ruf," kata Mahfud menirukan pengakuan Muhaimin kepada dirinya.

Mahfud melanjutkan bahwa pertemuan di PBNU digelar tak lama setelah ketiganya dipanggil Jokowi ke Istana untuk diminta masukan soal nama cawapres. Dalam pertemuan di istana, Mahfud mengatakan bahwa Jokowi tak menyebut nama-nama untuk dipilih.

"Ketemulah tiga orang ini di PBNU dan berkesimpulan bahwa mereka bukan calonnya karena waktu dipanggil tak disebut [nama] calon," kata Mahfud.

"Lalu mereka sepertinya marah-marah membahas, kemudian kiai Ma'ruf (bilang) 'Kalau begitu kita nyatakan kita tak bertanggungjawab secara moral atas pemerintahan ini kalau bukan kader NU yang diambil [jadi cawapres]'. Ini kata Muhaimin," kata Mahfud melanjutkan.

Pada hari Rabu itu, salah satu Ketua PBNU Robikin Emhas memang sempat mengeluarkan pernyataan kepada media terkait cawapres Jokowi. Dalam pernyataannya Robikin mengatakan bahwa warga Nahdliyin merasa tak punya tanggung jawab moral jika kader NU tidak menjadi cawapres Jokowi.

Kader NU yang dimaksud Robikin tidak termasuk nama Mahfud karena pada hari yang sama Said Aqil menyatakan bahwa mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu bukan kader NU.

Kata Mahfud, setelah pernyataan Robikin itu sejumlah tokoh NU membantahnya. Namun berdasarkan cerita Muhaimin kepada dirinya, pernyataan itu memang ada.

"Robikin bilang begitu ke pers. Ini kata Muhaimin. Didikte kalimatnya oleh kiai Ma'ruf, 'begini, loh, Robikin'," kata Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud mengatakan apa yang ia sampaikan bisa dipertanggung jawabkan. (nug)


TOPIK BERITA TERKAIT: #mahfud-md #pilpres-2019 #menuju-istana-presiden #pbnu #maruf-amin 

Berita Terkait

IKLAN