Jumat, 16 November 2018 02:14 WIB
pmk

Nasional

Ditawari Jadi Capres, Anies : Saya Tidak Mau Dicatat Sebagai Pengkhianat

Redaktur:

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

INDOPOS.CO.ID - Tawaran menjadi capres rupanya tidak ditampik oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ini terkuak saat Anies diundang menjadi narasumber dalam program acara televisi Mata Najwa yang ditayangkan secara Live, pada Rabu (15/8/2018) tadi malam.

Anies bahkan mengaku tawaran yang diterima berasal dari lawan politik Prabowo saat wacana pembentukan poros ketiga mencuat. Namun, lagi-lagi ia menegaskan berkomitmen untuk menuntaskan tugasnya. Dan tidak ingin dicatat sebagai orang yang berhianat.

"Bismillah saya ingin tunaikan dan tuntaskan tugas di Jakarta. Dan dalam berbagai kesempatan siapa pun yang ketemu saya, jawabannya sama," tegas Anies.

Apalagi, kata dia,  bisa menduduki posisi gubernur lantaran dipromosikan oleh Prabowo Subianto. Yang notabene dia bukan kader Gerindra atau pun PKS. Bahkan dia adalah Juru Bicara Joko Widodo saat Pilpres 2014. Kemudian diangkat menjadi menteri lalu diresufle. Dua bulan setelah itu, dicalonkan oleh kubu yang berseberangan.

"Jadi saya tidak pernah mau meninggalkan. Kalau kita sudah bersama saya tidak akan tinggalkan. Inilah prinsip yang saya pegang. Maka jangan harap saya bersedia untuk dicalonkan sebagai capres," tandasnya.

Mantan Rektor Universitas Paramadina mengatakan, di Jakarta sudah pernah ada gubernur yang menjadi presiden. Itu bisa menjadi preseden buruk manakala baru menjalankan tugas lalu meninggalkan amanah jutaan orang yang memilihnya. "Lain kali kalau ada debat Pilkada di Jakarta, nanti pertanyaannya mau menuntaskan apa tidak," ucapnya.

Anies pun mengaku selain ditawari menjadi capres. Prabowo juga sempat menawarinya menjadi wakil. Tercatat ada tiga kali pertemuan antara ia dan Prabowo. Pertemuan intens dilakukan pada bulan Juli. "Pak Prabowo bilang, Pak Anies bersedia menjadi wakil," kata Anies meniru ucapan Prabowo.

Anies menjawab, tawaran itu merupakan kehormatan yang luar biasa. Namun, ia telah disumpah dihadapan jutaan pasang mata. "Ada jutaan orang yang mendokan, tidak mungkin saya meninggalkan. Saya sampaikan, Pak tugas saya di Jakarta besar. Pak Prabowo menerimanya. Dia bilang saya menghargai, menghormati, dan mengapresiasi," kata Anies. (nug)


TOPIK BERITA TERKAIT: #anies-baswedan #cawapres-ri #anies-cawapres #gubernur-dki #pilpres-2019 

Berita Terkait

IKLAN