Sabtu, 17 November 2018 12:07 WIB
pmk

Liga Indonesia

1 Indonesia vs Palestina 2 Memori Buruk Terulang

Redaktur:

PELUANG MASIH TERBUKA-Pemain Timnas Indonesia Ilham Udin terlihat kecewa usai kalah dari Palestina pada laga penyisihan Grup A Asian Games 2018 di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (15/8). Foto: Charlie/Indopos

INDOPOS.CO.ID - Timnas Indonesia U-23 harus rela dikalahkan 1-2 oleh Palestina U-23 di Stadion Patriot Chandrabaga, Rabu (15/8) malam. Hasil ini mengulangi memori buruk pada ajang Islamic Solidarity Games 2013 lalu, saat takluk dari Palestina dengan skor serupa.

Akibat kekalahan ini, Indonesia harus puas menempati peringkat ketiga klasemen Grup A Asian Games 2018. Mereka mengemas tiga poin dari dua pertandingan yang sudah dimainkannya.

Palestina lebih dahulu mengambil alih serangan. Beberapa peluang mereka dapatkan, seperti menit 12 melalui Mahmoud Abuwarda. Namun, sepakannya bisa ditahan Andritany Ardhiyasa.

Timnas akhirnya kebobolan lebih dahulu pada menit 16. Berawal dari handsball Zulfiandi, wasit pun menghadiahkan penalti bagi Palestina. Sebenarnya sepakan penalti Mohamed Darwish bisa digagalkan Andritany. Namun bola rebound sukses dilanjutkan Oday Dabbagh ke dalam gawang.

Irfan Jaya akhirnya tak mengulang kesalahan rekan-rekannya dengan mengemas gol penyama kedudukan menit 20. Berawal dari situasi kemelut, pemain Persebaya Surabaya itu berhasil melepaskan sepakan keras yang tak bisa ditahan Rami Hamada.

Muhammad Hargianto nyaris mencetak gol usai jeda,. Mendapat ruang bebas, dia melepaskan tendangan keras, sayangnya masih melenceng. Alih-alih mencetak gol, Garuda Muda justru kembali kebobolan. Menit 50, Mohamed Darwis sukses menjebol gawang Andritany melalu sebuah tembakan keras.

Delapan menit jelang waktu normal berakhir, Lilipaly mendapat kesempatan. Sayang sekali tendangannya dari luar kotak penalti hanya melambung tinggi. Hingga peluit panjang, skor 2-1 untuk Palestina tak berubah.

Namun, hasil ini tersebut tak lantas membuat Indonesia merasa khawatir, karena masih ada dua pertandingan yang akan mereka lakoni di fase grup, lawan Laos dan Hong Kong.

"Saya merasa ketika saya masuk ruangan ini semua kecewa dan sedih. Memang wajar, tidak usah khawatir karena masih ada dua pertandingan," Pelatih Timnas Indonesia U-23 Luis Milla usai laga.

"Untuk para suporter, tetap dukung di dua pertandingan sisa, masih ada melawan Laos dan Hong Kong. Karena semua di tim ini akan berusaha bangkit dan berusaha lebih baik lagi," kata arsitek asal Spanyol itu.

Milla mengakui Palestina bermain lebih baik. Dia menyebutkan, timnya sempat mengimbangi permainan yang diperagakan Palestina. Namun, lemahnya penyelesaian akhir membuat Indonesia gagal menyamakan kedudukan. Padahal, beberapa kali mereka mempunyai kesempatan untuk mencetak gol.

"Palestina bermain lebih baik dari kita. Sampai terjadi penalti, mereka main lebih baik. Tapi, kami bereaksi lebih baik. Dalam pertandingan ini, kami harus lebih baik dan dewasa," kata Milla usai laga. "Sudah seharusnya pemain dituntut untuk memberikan kemampuannya yang lebih di lapangan. Kami akan lakukan rotasi karena ini turnamen yang panjang."

Hal senada juga diucapkan oleh penjaga gawang Indonesia, Andritany Ardhiyasa. Kiper yang juga membela Persija Jakarta itu berusaha tenang dan tetap mengapresiasi perjuangan tim.

"Bangsa ini menerima kabar yang kurang baik karena kami kalah. Tapi, kami masih ada dua laga berikutnya, melawan Laos dan Hong Kong. Peluang kami belum tertutup jika dua laga sisa kami menang," tukasnya. (*/jpg)

Susunan Pemain:

Indonesia: Andritany Ardhiyasa; Gavin Kwan Adsit, Hansamu Yama Pranata, Bagas Adi Nugroho (Rezaldi Hehanusa 54'), Ricky Fajrin, Zulfiandi, Muhammad Hargianto, Stefano Lilipaly, Septian David (Ilham Udin Armaiyn 38'), Febri Haryadi, Irfan Jaya (Saddil Ramdani 50').

Palestina: Rami Hamada; Ahmed Qatmish (Youssef Alashhab 62'), Michelmilad Termanini, Abdallatif Albahdari, Mousa Farawi, Mohammed Rashid, Mahmoud Abuwarda, Sameh Maraaba, Mohamed Darwish, Oday Dabbagh, Mahmoud Yousef.


TOPIK BERITA TERKAIT: #timnas-indonesia #asian-games-2018 

Berita Terkait

Panggung Pemain Keturunan

Indosport

Pesan Yanto Basna dan Ryuji Utomo

Liga Indonesia

Gemilang Bersama Macan Kemayoran

Liga Indonesia

Telepon Orangtua sebelum Cetak Gol

Liga Indonesia

Lawan Berat Menanti

Liga Indonesia

IKLAN