Kamis, 15 November 2018 08:20 WIB
pmk

Jakarta Raya

Pasar Jadi Icon Fashion untuk Menarik Turis dan Sosialita

Redaktur: Ali Rahman

Peragaan busana hasil jahitan penjahit di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

INDOPOS.CO.ID - Pasar tradisional diharapkan menjadi icon fashion dan juga daya tarik turis mancanegara. Sebanyak 24 sosialita berkumpul melakukan peragaan busana hasil jahitan penjahit di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (16/8/2018). Tiba-tiba Sandiaga Uno hadir di sela-sela kegiatan itu. 

"Tujuan diadakannya Mayestik Red Carpet untuk menjadikan pasar sebagai icon fashion dan juga untuk menarik kunjungan wisatawan asing," ujar Direktur PD Pasar Jaya Arief Nasrudin di Pasar Mayestik, Kamis (16/8/2018).

JAKmikro bersama Deskranada DKI Jakarta menggelar lomba peragaan busana bertajuk 'Mayestik Red Carpet' melibatkan kaum sosialita dan penjahit Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (16/8/2018). 

Debbie Sianturi selaku Co-founder JAKmikro mengatakan, acara tersebut digelar untuk mempromosikan Pasar Mayestik sebagai pusat penjualan tekstil dan icon fesyen Jakarta.

"Sekaligus mempromosikan usaha para dress makers atau tukang jahit Pasar Mayestik binaan JAKmikro sebagai alternatif pembuat baju kaum sosialita juga bagi masyarakat luas di Jakarta dan kota lain," kata Debbie.

Bakal Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno hadir di kegiatan itu secara mendadak dan mengejutkan orang-orang. Sebab, dalam agenda, tidak ada jadwal kedatangan Sandi. Dia pun duduk di samping sang istri dan bersama Direktur PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin menyaksikan peragaan busana itu.

Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno.

Sandi mengatakan, awalnya dia tidak ingin hadir di acara itu. Tadi pas mau berangkat dari rumah istri dia bilang 'kamu datang dong ini kan kamu yang gagas dulu, kasih semangat sama designer-designer'. "Jadi inikan bangkitkan ekonomi juga dan lapangan kerja banyak tercipta ini juga membawa masyarakat balik lagi ke pasar traditional karena bagian dari pada kita mendorong adalah bagaimana power of emak-emak ini bisa mendapatkan harga-harga yang terjangkau," imbuhnya.

Dia menambahkan, acara tersebut diharapkan mampu menjadi pelecut para penjahit Pasar Mayestik dan para desainer untuk bisa naik kelas sekaligus bisa membuka lapangan kerja baru.

"Potensinya besar sekali dan ini designer-designer di lokal sekarang bisa kita angkat ke level nasional mungkin internasional. Karena ini ada juga dari juri-jurinya juga kita lihat juri-juri yang sudah banyak berkiprah di dunia busana international," ujar Sandiaga.

Sementara, Endah Setia Dewi Pardjoko selaku anggota DPRD komisi B DPRD DKI Jakarta juga mengapresiasi kegiatan tersebut. "Sebagai upaya untuk mengangkat derajat pelaku UMKM memang harus didukung oleh berbagai pihak. Harus ada keperdulian dari banyak pihak. Contohnya acara seperti ini, dimana busana para penjahit di Pasar Majestik ini bisa dipamerkan oleh perempuan-perempuan sosialita. Ini membuktikan bahwa sentuhan para penjahit di sini kualitasnya diakui," kata dia. (ibl) 


TOPIK BERITA TERKAIT: #sandiaga-uno #endah-setia-dewi-pardjoko #arief-nasrudin #debbie-sianturi #jakmikro 

Berita Terkait

Calon Wagub DKI Harus Mau Kerja Keras

Jakarta Raya

Permak Bodi Sambut Sandi

Politik

Dihadang Emak-Emak di Tengah Jalan

Politik

IKLAN