Jumat, 16 November 2018 06:28 WIB
pmk

Nasional

Peserta Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan Diberi Modal Rp 15 Juta

Redaktur: Ali Rahman

Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda 2018 di Kantor Kemenpora, Kamis (16/8/2018). Foto: cr-4

INDOPOS.CO.ID - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali menjelaskan tahapan peserta potensial Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan di kalangan pemuda 2018 yang akan diberikan kesempatan untuk mengakses permodalan sebesar Rp 15 juta.

Selaku Ketua Panitia, Kabid Pemetaan Kewirausahaan Kemenpora, Sutrija mengatakan, total permodalan dibagikan untuk sekitar 100 peserta. Ada dua kriteria untuk peserta dapat menerima modal tersebut, yakni pemuda yang baru mau berwirausaha dan yang baru berwirausaha.

“Untuk kriteria pemuda yang baru mau berwirausaha akan kami nilai dari bisnis plannya. Sedangkan untuk pemuda yang sudah berwirausaha, kami akan cek apakah selama tiga bulan sampai dua tahun usahanya memiliki prospek untuk bisa dikembangkan,” ujarnya di sela-sela Pelatihan Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda 2018, di Kantor Kemenpora, Kamis (16/8/2018).

Di sini, banyak narasumber berpengalaman yang didatangkan, di antaranya dari Asosiasi Penulis dan Inspirator Seluruh Indonesia (ASPIRASI), Komunitas Sahabat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta Bank Mahasiswa.

Menimbang banyaknya peminat kegiatan ini, Kemenpora akan menyelenggarakan program yang sama tentunya dengan menggandeng lebih banyak lagi mitra kerja yang memiliki semangat dan fokus untuk memajukan Kewirausahaan Pemuda.

Nantinya, setiap angkatan akan ditampilkan satu pengusaha muda sukses. Jadi, selain sukses story, peserta harus bisa memaparkan bagaimana teori-teori tentang dia hingga bisa meraih kesuksesan tersebut.

“Setiap angkatan ada wirausaha yang kami tampilkan di akhir acara supaya merangsang pemuda-pemuda untuk mau berusaha. Karena sukses waktu muda sangatlah luar biasa,” katanya.

Sutrija juga menjelaskan soal metode kanvas. Pihaknya menerapkan metode kanvas ini untuk melihat usaha lama dan usaha cepat sebagai perbandingan. Bisnis kanvas supaya dalam paparannya cukup dengan satu lembar kertas sudah bisa memaparkan tentang bagaimana cara memulai berwirausaha yang baik dan sukses.

Terlebih, wirausaha pemuda yang telah dipilih, nantinya di tengah jalan mengalami kebangkrutan, maka akan dimasukkan inkubator. Dengan demikian, kebangkrutan tersebut dapat ditangani secar cepat oleh para tutor.

“Kita ada dua wilayah, satu wilayah Jabodetabek dan satu lagi wilayah dari luar. Untuk yang delapan angkatan ini, khusus untuk Jabodetabek dan yang di luar Jabodetebek masih ada tujuh lagi. Total peserta yang mendaftarkan mencapai 3 ribu, sedangkan per angkatan dari total delapan angkatan hanya menargetkan 100 pemuda.

“Di luar dari target itu, kami menginginkan sebanyak-banyaknya dalam mencetak pemuda beriwirausaha. Saat ini rata-rata di kuliner. Karenanya, kuliner ini kita bina dari awal sampai akhir dan biasanya untuk pengembangannya kekurangan modal,” pungkasnya. (cr-4)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kemenpora-ri #pelatihan-wirausaha-muda #sutrija 

Berita Terkait

IKLAN