Sabtu, 17 November 2018 08:26 WIB
pmk

Nusantara

Begini Cara TNI Kirim Bantuan kepada Korban Gempa Lombok

Redaktur: Ali Rahman

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - 11 hari pasca gempa bumi yang meluluh lantahkan Lombok dan sekitarnya. Sejumlah pihak terus berupaya melakukan revitalisasi daerah yang mengalami kerusakan. Bantuan dalam bentuk relawan dan logistik pun terus berdatangan.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Markas Besar TNI, Mayjen TNI Sabrar Fadhilah mengatakan, telah mengirim bantuan logistik berupa makanan hingga obat-obatan sebanyak lebih dari 400 ton. Serta mengerahkan 2.607 personil ke lokasi bencana.

“Hingga saat ini TNI telah menyalurkan bantuan ke Lombok melalui udara sebanyak 412.286 kilogram dan melalui laut 428 ton, diantaranya air mineral, obat-obatan, makanan, susu, tenda, alkom, dan lain-lain,” ujar Sabrar di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (15/8).

Sabrar menerangkan, pengirim personel dan bantuan logistik termasuk para relawan dilaksanakan melalui jalur udara dan laut. Diantaranya melibatkan Pesawat TNI AU Hercules C-130 A-2903, A-1317, A-1318 dan CN A-2903, A-295, A-235.

“Pesawat tersebut bertolak dari Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta, Abdul Rahman Saleh Malang, Adisutjipto Jogjakarta dan Adi Soemarmo Solo,” jelasnya.

“Bantuan melalui jalur laut dengan mengerahkan lima KRI diantaranya KRI Banjarmasin 592, KRI Teluk Sibolga 536, KRI Teluk Banten 516, KRI Teluk Parigi 539 dan KRI dr Soeharso 990 sebagai kapal rumah sakit apung,” tambahnya.

Mantan Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AD itu mengatakan, 2.607 personil yang diturunkannya yakni terdiri dari berbagai instasi. Seperti Polri, Kementerian dan instansi kemanusiaan lainnya.

“Saya tidak menyebutkan satu persatu bantuan dari instansi lainnya, diantaranya Polri, Kementerian dan masyarakat Indonesia yang masih terus memberikan bantuan terhadap para korban gempa,” kata Sabrar.

Di sisi lain lanjut Sabrar, guna mempercepat pembongkaran puing-puing reruntuhan dan rekonstruksi di lokasi gempa, TNI juga mengerahkan sejumlah Batalyon Zipur diantaranya dari Batalyon Zipur-10/2/Kostrad, Batalyon Zikon-13 Kodam XVIII/Kasuari, Pasmar -2 Surabaya, Paskhas dan dari Kodam-V/Brawijaya.

“Pengiriman bantuan personel TNI dari Satuan Zeni tersebut, diharapkan dapat mempercepat proses pembersihan puing-puing reruntuhan dan pemulihan bangunan akibat gempa, sehingga masyarakat korban gempa dapat beraktifitas kembali seperti semula,” pungkas Sabrar. (sat/ind/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa-lombok #bantuan-korban-gempa-lombok #kapuspen-mabes-tni #mayjen-tni-sabrar-fadhilah 

Berita Terkait

CBA Minta Pemerintah Tidak PHP Korban Gempa Lombok

Nasional

Gelar Acara Mewah, PHP Korban Gempa

Nasional

Kemensos Kehabisan Dana untuk Lombok

Headline

200 Unit Rumah Tahan Gempa Dibangun di Lombok

Nasional

Gerindra Pertanyakan Kelanjutan Bantuan Gempa Lombok

Nasional

IKLAN