Rabu, 21 November 2018 03:23 WIB
pmk

Nusantara

Tetap Aman untuk Wisatawan, Bupati Najmul Tinjau Tiga Gili

Redaktur: Ali Rahman

Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar memakai topi saat mendatangi Gili Meno. (jpg)

INDOPOS.CO.ID - Tiga pulau kecil atau yang disebut Gili, yakni Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno) merupakan magnet pariwisata di Lombok Utara. Pascagempa 7,0 SR Minggu (5/8/2018) lalu tak hanya meluluhlantakkan kawasan daratan Lombok Utara. Tapi tiga Gili tersebut pun ikut terdampak. Hal tersebut membuat pariwisata di kawasan tersebut lumpuh total.

Sembilan hari pascagempa, Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar melakukan peninjauan kondisi ketiga Gili tersebut, kemarin (15/8). Najmul mengungkapkan, kerusakan di tiga gili tidak separah yang terjadi di lima kecamatan yang ada di Lombok Utara. Kerusakannya diperkirakan hanya sekitar 10 persen saja.

“Masih banyak bangunan yang layak digunakan di sini,” ujarnya Najmul saat mendatangi Gili Meno, Kamis (16/8/2018)..

Ia mengakui, membangun sektor pariwisata tidaklah mudah. Namun ia yakin bisa membangun kembali, khususnya di tiga gili lebih cepat. Sebab tidak banyak kesulitan ditemukan di ketiga gili tersebut.

“Buktinya banyak bangunan yang masih layak digunakan, hanya butuh beberapa sentuhan perbaikan,” sambungnya.

Menurutnya, hal terpenting saat ini adalah penyampaian pada masyarakat nasional dan dunia. Yakni keadaan tiga gili tersebut sudah aman untuk dikunjungi, bahkan ditempati.

“Sebab kalau kita berbicara nyaman tentu ini nyaman seperti biasanya. Selain itu banyak petugas yang jaga di tiga gili ini,” jelasnya.

Berbicara isu air yang naik hingga daratan gili pascagempa, Najmul menampiknya. Kejadian tersebut sama sekali tidak ada dan gili masih aman untuk kegiatan apapun. Sebagai bentuk pembuktian, pada 19 Agustus mendatang pemkab akan mendatangkan wisatawan dengan bekerjasama dengan Eka Jaya, salah satu perusahaan transportasi.

“Tadi mereka sudah ngomong sama saya dan akan diundang kemari,” ungkapnya.

Ia mengakui gempa membuat pemkab dan seluruh masyarakat Lombok Utara bersedih. Namun ia menegaskan agar tidak larut dalam kesedihan tersebut. Terlebih lagi kegiatan perekonomian saat ini sudah mulai berjalan kembali. Pasar-pasar tradisional pun sudah mulai buka.

“Alhamdulillah tiga gili ini juga akan segera dipulihkan kembali agar bisa beroperasi seperti biasanya,” pungkasnya.

Ia menambahkan, ketiga gili tersebut merupakan roda terpenting dalam perekonomian Lombok Utara. Sebab itu ia mengimbau Kepala Dinas Pariwisata agar selalu melakukan rapat koordinasi dengan semua lini di gili tersebut. Baik itu kepala desa, kepala dusun maupun pelaku pariwisata.

“Dan mari kita sama-sama untuk bangun pariwisata ini,” ajaknya.

Najmul mengatakan, dengan membangun kesan baik tentang tiga gili ini pascagempa menunjukkan jika Lombok Utara sudah mulai bangkit lagi. Sementara terkait gempa, dirinya tidak bisa menjamin tidak akan terjadi lagi.

“Saya bukan Tuhan, tapi untuk aspek keamanan semuanya sudah di standby di sana,” pungkasnya.

Sementara itu salah satu pelaku wisata yang juga wisatawan asing asal Italia, Matthew mengatakan, dirinya masih betah bertahan di Gili Trawangan. Ia sudah menganggap pulau tersebut sebagai rumah kedua baginya. “Kami siap untuk membangkitkan pariwisata di gili ini,” tegasnya.(fer/jpg/ind)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bupati-lombok-utara #h-najmul-akhyar #wisatawan-ke-lombok #gili-trawangan #gili-air #gili-meno 

Berita Terkait

IKLAN