Minggu, 23 September 2018 06:03 WIB
pmk

Politik

Bacalegnya Banyak Gagal, Hanura Nilai KPU Gagal

Redaktur: Ali Rahman

Tim Hukum Hanura, Sertafasius S. Manek, di Bawaslu, Jakarta, Kamis (16/8/2018). foto: Faqih/INDOPOS.

INDOPOS.CO.ID - Partai Hanura menilai KPU gagal dan tidak mampu dalam menjalankan manajemen informasi kepada partai politik peserta Pemilu 2019 mendatang. Hasilnya dari 366 caleg Hanura hanya sekitar 9 yang disebut Memenuhi Syarat .

Tim Hukum Hanura, Sertafasius S. Manek mengatakan kesalahan administrasi atau kekurangan dokumen dalam pendaftaran tidak bisa menggagalkan hak politik warga negara. Terlebih, bagi partai politik setelah ditetapkan menjadi peserta pemilu. Tetapi karena kesalahan administrasi, KPU menggagalkan pencalonan bacaleg partai yang dinakhodai Oesman Sapta Odank itu.

"KPU tidak mampu dalam menjalankan manajemen informasi yang terlihat dalam menjalankan program sistem informasi," ungkapnya dalam acara diskusi yang digelar Komunitas Pewarta Pemilu (KPP) di Media Center Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018).

Sertafasius mengaku bingung dengan keputusan penyelenggara pemilu itu. Sebab, menurut hiraki perundang-undangan, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) adalah produk hukum terendah.

“PKPU tidak bisa menggagalkan hak konstitusional warga negara untuk dipilih dan memilih. Persalahan Daftar Calon Sementara (DCS) hanyalah masalah teknis administratif,” jelasnya.

Selain itu, ia nilai KPU dalam publikasinya terlalu introvert, tidak menjelaskan dengan terang terkait administrtasi sistem informasi. “Kebijakan yang abuse of power, membuat KPU telah melebihi kewenangannya dalam menjalankan perintah UU pemilu,” tutupnya. (cr-4)


TOPIK BERITA TERKAIT: #partai-hanura #kpu #bacaleg #sertafasius-s-manek 

Berita Terkait

KPU: OSO Tak Penuhi Syarat Pencalonan Anggota DPD

Nasional

DPD Desak KPU Patuhi Putusan MK

Nasional

KPU Cantumkan 41 Bekas Koruptor ke DCT

Nasional

IKLAN