Minggu, 18 November 2018 12:46 WIB
pmk

Megapolitan

Lestarikan Budaya, Festival Permainan Anak Tradisional jadi Pilihan

Redaktur: Ali Rahman

Festival Permainan Anak Tradisional jadi pilihan saat perhelatan hari jadi ke-68 Pemerintah Kabupaten Bekasi yang digelar di halaman perkantoran Pemda Kabupaten Bekasi, Rabu (15/8/2018).

INDOPOS.CO.ID - Ada yang menarik saat perhelatan hari jadi ke-68 Pemerintah Kabupaten Bekasi. Sebab, wilayah yang dipimpin Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin itu menggelar festival permainan anak tradisional sebagai bukti pelestarian budaya.

Acara yang digelar pada Rabu (15/8/2018) itu bertempat di halaman perkantoran Pemda Kabupaten Bekasi. Permainan tradisional itu diantaranya seperti egrang, nglek, rerodoan, dan bakiak. Selain perlombaan ada juga karnaval anak-anak dari 23 kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi yang turut memeriahkan acara tersebut.

Tim Devile Kecamatan Tambun Utara mengawali karnaval dengan membawa puluhan anak disusul dengan devile dari 22 Kecamatan lainnya.

“Ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk memperkenalkan permainan tradisional kepada anak-anak agar tidak kehilangan jati dirinya mengingat permainan-permainan tradisional tersebut saat hampir bisa dianggap tidak menarik lagi. Atau ketinggalan jaman jika dibandingkan dengan media-media canggih seperti gadget,” kata Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, di Kabupaten Bekasi, Kamis (16/8).

Menurut Neneng, pertumbuhan wilayah Kabupaten Bekasi sudah sangat signifikan. Maka dari itu kebudayaan tetap harus dijunjung tinggi. “Kita majukan perekomian rakyat, tapi kita juga tidak boleh hilangkan budaya lokal dan tradisional yang ada di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Lebih jauh Neneng berharap, momen lahirnya Kabupaten Bekasi dan hari kemerdekaan dijadikan titik momentum untuk evaluasi. “Tujuannya untuk Kabupaten Bekasi yang semakin bersinar,” tandasnya. (dny)


TOPIK BERITA TERKAIT: #festival-permainan-anak-tradisional #pemkab-bekasi #neneng-hasanah-yasin #hut-ke-68-pemkab-bekasi 

Berita Terkait

Pelayanan PUPR Terkendala

Megapolitan

Pimpinan Daerah Ditahan, Mahasiswa Makan-Makan

Megapolitan

Jabatan Neneng Langsung Dipreteli

Megapolitan

IKLAN