Minggu, 18 November 2018 04:51 WIB
pmk

Jakarta Raya

Disuruh Pindahkan Bendera, Penghuni Apartemen Protes

Redaktur: Ali Rahman

Apartemen Kalibata City. Foto: Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Penghuni Apartemen Kalibata City mengajukan protes kepada pengelola setempat. Sebab, karena mencopot bendera merah putih yang sudah mereka pasang di area balkon Tower Damar Lantai 12, Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Viral di media sosial, Kamis (16/8/2018).

Pemasangan bendera itu dilakukan penghuni untuk memperingati HUT RI ke-73. Hingga terjadi kisruh keributan itu terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial. Dalam video itu, sejumlah penghuni bersitegang dengan pria yang diduga pengelola apartemen karena pencopotan bendera merahputih.

"Pak, Pak, mas..panggil orangnya ke sini. Jangan mau ribut sama saya, nggak ada urusannya sama saya, panggil orangnya ke sini," tandas seorang pria penghuni apartemen, seperti dilihat dalam video diterima kalangan wartawan, Kamis (16/8/2018) petang. 

Dalam video itu tampak juga seorang perempuan berkerudung hijau ikut berbicara. Sambil memegang bendera merahputih, dia mempertanyakan mengapa bendera yang dipasang di balkon di unit apartemennya dicopot. "Saya hanya butuh penjelasan kenapa bendera saya dicopot, kenapa? Mereka yang copot," kata ibu itu sambil menunjuk ke pria yang berbaju kemeja hijau.

"Masuk ke unit, kemudian nyuruh bendera saya dicopot ada apa ini? Yang copot bapak tadi, bukan saya. Ibu itu juga dicopot benderanya," kata ibu itu lagi "Katanya bapak yang suruh?," tunjuk seorang pria berkacamata kepada pria diduga keamanan setempat.

"Kok saya. Kita hanya disuruh, kita hanya terima perintah," tutur salah satu diduga petugas keamanan setempat. Warga kemudian mendesak atasan dari pria itu untuk menemui mereka. Dalam sebuah video yang viral di media sosial (medsos) terlihat sejumlah penghuni mempertanyakan tindakan pengelola tersebut. Seorang ibu bahkan menyatakan akan membawa masalah ini ke ranah hukum. Alasannya, pengelola telah masuk ke unit apartemennya tanpa izin, untuk mencopot bendera yang ia pasang di balkon.

General Manager Kalibata City, Ishak Lopung mengatakan, tidak ada pemaksaan dalam mencopot bendera tersebut. Awalnya pengelola meminta warga yang bernama Nyonya Imas yang beredar video di medsos untuk memindahkan pemasangan bendera yang dipasang di reling balkon dan breket AC.

Petugas keamanan Apartemen Kalibata City, sambung Ishak, datang baik-baik dan meminta izin untuk masuk ke rumah Nimas agar bisa mencopot bendera. "Tapi setelah petugas sampai bawah, Bu Nimas justru bawa orang ramai dan marah-marah," ujarnya.

"Kami hanya meminta agar bendera dipasang di ground saja. Kan tidak enak juga kalau dipasang di balkon," kata Ishak saat dihubungi Jumat (17/8/2018). 

Dia menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang para penghuni untuk memasang bendera. "Boleh saja tetapi menaruh yang pas dan enak dilihat. Kami juga memasang di setiap fasilitas pernak-pernik bendera merah putih untuk menyambut hari kemerdekaaan dan Sabtu besok 18 Agustus kami adakan lomba bersama penghuni," tambah Ishak.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar menegaskan, membenarkan perihal kisruh di apartemen tersebut. Adanya video tube yang sedang viral tentang pencopotan paksa bendera merah putih oleh pengelola. "Sudah ada pertemuan antara pengelola dengan pihak perwakilan warga dimediasi pihak Kepolisian untuk menyelesaikan persoalan itu," tegasnya. (ibl) 

Ini videonya :

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #apartemen-kalibata-city #ishak-lopung #penghuni-apartemen-kalibata-city #bendera-merah-putih-dicopot-di-apartemen #gm-kalibata-city 

Berita Terkait

Posko Bersama Tangkal Prostitusi

Jakarta Raya

Apartemen Kalibata City Merah Putih di HUT RI ke-73

Jakarta Raya

Insiden Pencopotan Bendera Tuai Protes

Jakarta Raya

Insiden Pencopotan Bendera Tuai Protes

Jakarta Raya

Insiden Pencopotan Bendera Tuai Protes

Jakarta Raya

IKLAN