Senin, 24 September 2018 05:12 WIB
pmk

Liga Indonesia

Tenaga Tua Timnas U-23 Indonesia Harus Dihemat

Redaktur:

Alberto Goncalves. Foto. CHARLIE/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - KEMBALINYA Alberto Goncalves mengisi lini serang timnas U-23 Indonesia ketika melawan Laos di Stadion Patriot, Bekasi, tadi malam menghadirkan banyak perbedaan. Daya serang Garuda Muda lebih tajam ketimbang laga sebelumnya melawan Palestina (15/8) ketika Beto absen.

Kehadirannya di lini serang membuat pergerakan Stefano Lilipaly lebih liar karena konsentrasi pertahanan lawan terbagi. Terkadang bintang Bali United itu bermain tepat di belakang Beto atau geser ke sayap dan sesekali justru berada posisi paling depan lini serang Indonesia.

Lilipaly menyadari hal tersebut. Bermainnya Beto jadi striker membuat dirinya nyaman. Itu terbukti dengan serangan timnas U-23 yang lebih variatif dan tidak hanya mengandalkan sayap. ’’Ya, pemain juga bisa lebih mudah mengirimkan umpan langsung dari tengah ke depan. Variasi lebih banyak,’’ katanya.

Dia berharap ketika melawan Hongkong pada 20 Agustus nanti bisa kembali berduet dengan Beto. Menurut dia, Beto banyak membantu tim meskipun memang kondisi fisiknya tidak sebugar pemain lain. ’’Ya, Beto juga punya naluri mencetak gol bagus. Banyak opsi di lini depan untuk cetak gol,’’ tuturnya.

Adapun Beto berterimakasih atas kepercayaan pelatih Luis Milla. Baginya, membantu timnas menang lebih penting dibandingkan ambisi untuk terus mencetak gol. ’’Saya pikir gol hanya bonus. Yang terpenting tim bisa menang, bermain bagus, dan menghibur suporter,’’ tuturnya.

Milla menjelaskan bahwa Beto dan Lilipaly memang menjadi kunci kemenangan tim. Dua pemain yang membuat kekuatan timnas U-23 lebih menakutkan. ’’Tapi, harus dipikirkan tidak mungkin Beto bermain tiap waktu. Begitu juga dengan Lilipaly dengan jadwal sepadat ini,’’ paparnya.

Maklum, Beto sudah berusia 37 tahun. Selalu bermain dan turun 90 menit bukanlah cara terbaik. ’’Bayangkan kalau saya paksa Beto main melawan Palestina, pasti tidak seperti ini. Saya harus bisa menentukan momen, saya harap keduanya bisa bermain melawan Hong Kong (20/8),’’ katanya. (rid/ham)


TOPIK BERITA TERKAIT: #timnas-indonesia #asian-games-2018 

Berita Terkait

Status Warga Malaysia, Raja Isa Pilih Bersama Garuda

Liga Indonesia

Dua Persipura Gabung, U-19 Tinggal Tunggu Egy

Liga Indonesia

Danone AQUA Sebarkan Semangat Kebaikan Pasca Asian Games

Indobisnis

Iran vs Indonesia, Bukan Lawan Sembarang

Liga Indonesia

Ezra Walian Rindu Berkostum Garuda

Liga Indonesia

Luis Milla Dibebani Target Juara Piala AFF

Liga Indonesia

IKLAN