Sabtu, 17 November 2018 01:27 WIB
pmk

Nusantara

PLN Berikan Beasiswa Hingga Sarjana Bocah Pemanjat Tiang Bendera

Redaktur: Redjo Prahananda

Yohanes Gama Marschal Lau saat memanjat tiang bendera untuk memperbaiki tali tiang yang putus (kiri) Yohanes Gama Marschal Lau saat diwawancarai wartawan. (dok jpg)

INDOPOS.CO.ID - Aksi heroik bocah kelas 7 SMP asal Kabupaten Belu Atambua Nusa Tenggara Timur (NTT) memang mengundang decak kagum banyak orang.

Yohanes Gama Marschal Lau memanjat tiang bendera saat upacara peringatan Kemerdekaan Indonesia ke 73 yang digelar Jumat pagi (17/8/2018).

Yohanes yang pelajar SMP Negeri Silawan NTT memanjat tiang bendera untuk memasang tali tiang yang putus sebelum pengibaran bendera.

Kagum dengan aksi Yohanes, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberi apresiasi lewat PLN Peduli. Salah satu bentuk apresiasi adalah memberi perhatian khusus pada bidang pendidikan. Sejak rekaman video Yohanes memanjat tiang bendera itu menjadi viral.

Pihak PLN bergegas mendatangi rumah Yohanes untuk menemui  kedua orangtuanya, yaitu Victorino Fahik Marschal dan Lorenca Gama.

Kepada mereka, pihak PLN mengabarkan bahwa anak mereka akan mendapatkan beasiswa pendidikan hingga kuliah S1. Yohanes sendiri mengatakan kepada oang tuanya kelau dirinya bercita-cita menjadi tentara.

Direktur Human Capital Management PLN Muhamad Ali mengapresiasi tindakan Yohanes yang menjunjung tinggi rasa nasionalisme dan cinta NKRI.

"Aksi Yohanes sangat nasionalis sekali. Kami salut dengan anak ini. Mulai saat ini Yohanes menjadi putra PLN yang akan mendapatkan beasiswa sampai tingkat S1," ungkap Ali dalam keterangan resmi yang diterima JPG,  Sabtu (18/8/2018).

Yohanes sendiri tinggal di Dusun Halimuti Desa Silawan Kecamatan Tastim Kabupaten Belu NTT. Jarak dari rumahnya ke kota Atambua sekitar 21 kilometer, namun hanya berjarak 2 kilometer ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste.

Dalam rekaman video yang mendadak virak itu, terlihat Yohanes yang baru berumur 14 tahun ini secara spontan dan lincah memanjat tiang bendera yang berketinggian sekitar 9 meter itu.

Aksi anak bungsu dari 9 bersaudara ini membuat decak kagum para peserta upacara saat itu, terlebih warga internet yang melihat aksinya lewat dunia maya.

Tindakan Yohanes menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia karena menunjukkan betapa putra bangsa yang tinggal di daerah perbatasan sangat mencintai negaranya.

"Yohanes memiliki inisiatif yang tinggi, berani mengambil keputusan dalam waktu singkat, berani mengambil resiko, membanggakan dan bisa menjadi tauladan bagi generasi muda Indonesia," pungkas Ali. (uji/jpg/ind)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pln #hut-ri 

Berita Terkait

IKLAN