Rabu, 19 September 2018 10:22 WIB
pmk

Politik

Inisial M Bakal Pimpin Timses Jokowi-Mar’ruf

Redaktur:

FOTO: Ismail Pohan/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin telah membentuk tim pemenangan dalam menghadapi Pilpres 2019. Sampai saat ini telah dibentuk 11 direktorat dalam struktur tim pemenangan Koalisi Indonesia Kerja itu.

Informasi yang dihimpun, dari 11 direktorat dalam struktur tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf itu akan dipimpin oleh seorang ketua yang berasal dari partai politik pengusung dan pendukung yaitu, PDIP, Golkar, PKB, NasDem, PPP, Hanura, PKPI, PSI dan Perindo.

Politikus PDIP, Aria Bima dipercaya sebagai Direktur I yang mengawal bidang perencanaan, jadwal, acara, fund raising dan talent. Direktur II Bidang Konten yang bertugas untuk penyusunan visi misi, debat, desain kreatif dijabat nama dari PSI, Agus Sari.

Direktur III Bidang Komunikasi Politik dijabat, Saur Hutabarat dari NasDem. Direktur IV Bidang Media dan Sosial dijabat Yadi Hendriyana dari Perindo. Politikus Hanura, Beni Ramdani menjabat Direktur V bidang kampanye, lalu Direktur VI bidang Pemilih Muda dijabat oleh politikus asal PKPI, Adi Kusuma.

Hajriyanto Thohari dari Golkar dipercaya untuk memimpin Direktur VII bagian penggalangan dan jaringan. Sedangkan Politikus Golkar, Marsma TNI (Purn) Usro Harahap menjabat Direktur VIII bidang logistik dan APK.

Selain itu, Direktur IX bidang hukum dan advokasi akan diisi oleh salah satu perwakilan dari PPP. Posisi ini diketahui masih lowong dan belum ditentukan sosoknya. Lalu ada Direktur X bidang saksi yang dipimpin oleh politikus PDIP, Arif Wibowo dan terakhir Direktur XI bidang relawan dijabat oleh politikus PKB, Marwan Jafar.

Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy alias Romi mengatakan, ada tiga nama berinisial 'M' yang dipertimbangkan menjadi kandidat Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Ketiganya dalam waktu dekat akan dipanggil Jokowi untuk dimintai kesediaannya. ”Presiden Jokowi akan mengomunikasikan nama-nama ini terlebih dahulu ke parpol koalisi dan akan memanggil ketiga nama itu untuk (diminta, Red) kesediaannya,” kata Romi, kemarin.

Romi mengatakan, ketiga nama itu baru muncul pada Rabu, 15 Agustus, siang setelah pelantikan Komjen Pol Syafruddin sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Menurut dia, setelah pelantikan tersebut, Presiden Jokowi memangilnya untuk berdiskusi terkait tiga nama yang dimaksud dan akan dikomunikasikan dahulu kepada parpol koalisi. ”Presiden Jokowi akan mengkomunikasikan nama-nama ini terlebih dahulu ke parpol yang lain dan akan memanggil ketiga nama ini untuk kesediaannya,” ujar dia.

Romi menyebut ketiga nama tersebut semuanya berasal dari nonparpol. Namun, sampai saat ini belum mengetahui kesediaan ketiga orang tersebut untuk menjadi ketua tim pemenangan sekaligus sikap partai-partai koalisi. ”Kita tidak tahu 3 M ini semuanya ada yang setuju atau tidak setuju, kembali ke preferensi masing-masing,” ucapnya.

Selain itu, terkait posisi Jusuf Kalla, Romi menegaskan, JK telah memilih untuk menjadi Ketua Dewan Penasihat Tim Pemenangan dibanding menjadi Ketua Tim. Hal itu, karena posisi JK yang saat ini masih menjabat wakil presiden (wapres), sehingga ingin fokus dalam tugas kenegaraan dan pemerintahan. ”JK sudah memilih untuk berada dalam posisi Ketua Dewan Penasihat di TKN karena beliau tidak ingin presiden dan wapres semuanya terambil konsentrasinya untuk pemenangan 2019. Jadi, Beliau lebih memilih konsentrasi tugas-tugas wapres,” tutur dia.

Sementara, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, Koalisi Indonesia Kerja atau parpol pengusung Jokowi-Ma'ruf akan menggelar rapat membahas agenda pemenangan di Pilpres 2019. Rapat akan digelar Sabtu (18/8), pukul 10.00 di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta. ”Besok (hari ini, Red) kita rapat jam 10.00. Itu nanti rapat tim pendukung dan relawan untuk kampanye Pak Jokowi,” ungkapnya kepada wartawan di Jalan Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (17/8).

Setelah itu, kata Hasto, sembilan sekjen koalisi Jokowi-Ma’ruf akan membahas strategi kampanye sekitar pukul 14.00. ”Nanti siangnya kira-kira jam 2 siang akan dilanjutkan rapat sekjen untuk kembali membahas soal strategi kampanye,” ujar dia.

Sementara itu, Sekjen PKPI, Verry Surya Hendrawan menambahkan rapat akan membahas finalisasi struktur tim kampanye nasional serta pembentukan tim kampanye di daerah-daerah. ”Agenda finalisasi struktur tim kemenangan, evaluasi progress semua kegiatan, evaluasi pembentukan tim kampanye daerah,” ujar Verry.

Kemudian agenda akan dilanjutkan dengan musyawarah 9 Sekjen bersama 11 Direktur TKN, terkait paparan program di masing-masing sekretariat. (aen)


TOPIK BERITA TERKAIT: #pilpres-2019 #jokowi #menuju-istana-presiden 

Berita Terkait

IKLAN