Rabu, 19 September 2018 10:07 WIB
pmk

Headline

Terjadi Berulang, Mardani Minta Gempa Lombok Jadi Bencana Nasional

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID – Lombok dan Sekitarnya kembali di guncang gempa hebat beruntun pada hari minggu (19/8/2018) malam dan Senin (20/8/2018) pagi ini dengan kekuatan 7, 0 dan 5,0 SR.

Menyikapi hal ini,  Mardani Ali Sera, penggagas gerakan #2019GantiPresiden mendesak Presiden Jokowi menetapkan Gempa beruntun di Lombok sebagai Bencana Nasional.

“Pak Jokowi harus merespon cepat Gempa beruntun hebat di Lombok agar segera dinaikan situasinya menjadi Bencana Nasional,” kata Mardani kepada wartawan di Komplek Senayan, Jakarta.

Diketahui sebelumnya,  gempa yang melanda Lombok pada Minggu (5/8/2018) menyebabkan lebih dari 460 orang meninggal dan menyebabkan lebih dari 350.000 orang mengungsi.

“Setelah kejadian gempa pertama, gempa terus terjadi hampir tiap harinya. Jadi saya harap jangan sampai pemerintah lambat menyatakan status bencana ini lagi,” ujarnya

Ia mengingatkan gempa hebat beruntun di Lombok sudah pantas di tetapkan sebagai bencana nasional mengacu pada Pasal 7 UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

Pasal 7 menyebutkan wewenang pemerintah dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, di antaranya penetapan status dan tingkatan bencana nasional dan daerah.

Penetapan status dan tingkat bencana nasional dan daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c memuat indikator yang meliputi jumlah korban, kerugian harta benda, kerusakan prasarana dan sarana, cakupan luas wilayah yang terkena bencana, dan dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan.

Legislator FPKS DPR RI itu juga mengajak seluruh elemen bersatu untuk membantu Lombok, “Ditengah-tengah meriahnya ASEAN GAMES 2018 di Jakarta-Palembang,  juga Mari kita bersatu untuk mendukung Lombok,” ajak Mardani. (dil)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa-lombok #gempa-bumi #gempa-lombok-bencana-nasional 

Berita Terkait

Dewa Rama ‘Gurmeet Choudhary’ Salurkan Bantuan ke NTB

Indotainment

Dewa Rama ‘Gurmeet Choudhary’ Salurkan Bantuan ke NTB

Indotainment

Bantuan Presiden Belum Bisa Cair

Nusantara

IKLAN