Sabtu, 17 November 2018 01:31 WIB
pmk

Jakarta Raya

Calon Jaksa Tinjau Layanan BPJS Ketenagakerjaan

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Setidaknya 60 calon jaksa bertandng ke kantor BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Ceger (20/8). Mereka ingin mengetahui pelayanan publik di era digital yang diakukan oleh penyelenggara jaminan sosial ketenagakerjaan itu.

"BPJS Ketenagakerjaan memandang efek dari era digital dalam mendukung pelayanan yang diberikan sangat penting untuk mendapatkan kepercayaan publik dan meningkatkan reputasi institusi,” ujar Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Ceger, Dani Santoso. Menurut Dani selama ini kejaksaan merupakan salah satu mitra strategis BPJS Ketenagakerjaan.

Yakni, dalam rangka penegakan hukum aturan main jaminan sosial ketenagakerjaan. Menurut Dani, selama ini pihak kejaksaan terbukti andal dalam misi penyelamatan uang negara dalam bentuk piutang iuran BPJS Ketenagakerjaan. ”Dari peran para jaksa selaku pengacara negara selama ini perusahaan yang tidak tertip menjadi tertib dan yang tidak patuh menjadi patuh,” cetus Dani.

Dicontohkannya, perusahaan penunggak iuran BPJS Ketenagakerjaan rata-rata menjadi takluk setelah dipanggil kejaksaan. Begitu pula perusahaan-purusahaan pelanggar, seperti perusahaan daftar sebagian (PDS) upah, PDS tenaga kerja, dan PDS program BPJS Ketenagakerjaan. ”Karena kejaksaan tidak memberikan pilihan lain. Mau patuh atau dikenakan sanksi tegas,” ujar Dani.

Sederet sanksi bagi perusahaan bandel antaralain sanksi administratif berupa pencabutan hak pelayanan publik pemberi kerja. Antaralain hak pelayanan SIM, STNK, paspor, SIUP, IMB, dsb. Sedangkan sanksi tertinggi adalah ancaman pidana kurangan maksimal delapan tahun penjara atau denda Rp 1 miliar.

Sementara itu perwakilan Badan Diklat Kejaksaan Agung RI, Fina Rinzani. Mengatakan ke-60 tamu yang hadir merupakan calon jaksa yang masih tahap pendidikan‎. Mereka merupakan pelatihan dasar CPNS golongnan II tahun 2018. ”Sudah satu bulan lebih mereka ada di Jakarta. Peserta berasal dari seluruh Indonesia sesi terakhir pelatihan dasar CPNS ini diisi dengan kunjungan studi lapangan terkait tentang peran pelayanan publik BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Fina. (dni)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bpjs-ketenagakerjaan #dani-santoso 

Berita Terkait

IKLAN