Minggu, 18 November 2018 01:40 WIB
pmk

Liga Indonesia

Milan Soroti ”Penyakit” Arema

Redaktur:

HARUS LEBIH FOKUS- Makan Konate dan kawan-kawan melakukan selebrasi usai menjebol gawang Borneo FC di Stadion Kanjuruhan, 11 Agustus lalu.

INDOPOS.CO.ID – Hingga pekan ke-20 Liga 1, sudah 27 gol yang bersarang di gawang Arema FC. Sepuluh di antaranya terjadi pada 10 menit terakhir pertandingan. 10 gol itu terjadi pada sembilan pertandingan. Lima di antaranya berakhir kekalahan untuk Arema FC. Sementara tiga lainnya seri dan hanya satu saja yang menang.

Bahkan, pada dua pertemuan dengan Mitra Kukar musim ini, dua kali pula Arema FC menderita karena gol pada fase 10 menit akhir pertandingan. Pada pertemuan pertama di Stadion Kanjuruhan, 24 Maret, dua gol Fernando Rodriguez (menit 82 dan 88), membuat Arema FC yang sudah unggul 2-0 harus puas dengan hasil imbang 2-2.

Lalu, pada pertemuan kedua di Stadion Aji Imbut Tenggarong, gelandang Mitra Kukar Bayu Pradana membuat gol pada menit 90+3. Arema FC pun kalah 3-4.

Lalu, masih lekang di ingatan bagaimana bomber Borneo FC Matias Conti membuyarkan pesta Arema FC yang merayakan hari jadi ke-31 tahun di Stadion Kanjuruhan, 11 Agustus lalu. Conti mencetak gol pada menit 83 dan membuat kedudukan jadi imbang 2-2.

Statistik buruk 10 menit terakhir itu disadari oleh Pelatih Arema FC Milan Petrovic. ”Lawan Mitra Kukar, lalu Borneo FC, kami memang kebobolan di menit-menit akhir,” ujar pelatih berkebangsaan Serbia ini.

Masalah itu harus segera dibenah. Sebab, Persib Bandung, lawan yang akan dihadapi Arema FC, kerap mencetak gol telat. Dari 31 gol yang sudah dicetak Persib sejauh ini, 6 gol di antaranya dicetak pada 10 menit terakhir pertandingan. Empat di antaranya berakhir kemenangan untuk Persib.

Paling fenomenal adalah ketika menghadapi tuan rumah Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, 26 Juli lalu. Gol Ghozali Siregar pada menit 81 membuat Persib akhirnya mengunci kemenangan 4-3 atas Persebaya.

”Kami harus segera mencari solusi terbaik untuk masalah tersebut (kebobolan di 10 menit terakhir),” kata pelatih yang mengantongi lisensi kepelatihan UEFA Pro ini.

Milan punya waktu cukup panjang untuk membenahi kelemahan timnya. Sebab, kompetisi sedang rehat. Dan laga terdekat Arema FC, yakni melawan Persib, baru digelar 13 September mendatang. (c1/muf/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #arema-fc #liga-1 #milan-petrovic 

Berita Terkait

Menang Biar Aman

Liga Indonesia

Ibarat Melawan Arema Bayangan

Liga Indonesia

Biar Aman, Arema FC Target Finis 50 Poin

Liga Indonesia

Misi Patahkan Rekor Jago Kandang

Liga Indonesia

Degradasi Menanti Cendrawasih Jingga

Liga Indonesia

Harus Terbiasa Hadapi Tekanan

Liga Indonesia

IKLAN