Rabu, 26 September 2018 10:04 WIB
pmk

Hukum

Kasus Suap DOKA, KPK Kembali Periksa Direktur Dana Perimbangan Kemenkeu

Redaktur:

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Jakarta, Selasa (21/8/2018). Foto: Akbar/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur Dana Perimbangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Putut Hari Satyaka untuk diperiksan sebagai saksi atas tersangka Irwandi Yusuf (IY), terkasus suap dana DOKA.

“Hari ini KPK melakukan pemanggilan terhadap Direktur Dana Perimbangan untuk diperiksa sebagai saksi, KPK akan mendalami bagaimana pengelola dan penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA),”kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Jakarta, Selasa (21/8/2018).

Dalam kasus ini, KPK menduga upaya pemberian uang Rp 500 juta dari Bupati Bener Meriah Ahmadi kepada Irwandi terkait dugaan fee ijon proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh Tahun 2018.

Diduga pemberian tersebut merupakan bagian dari commitment fee 8 persen yang menjadi bagian untuk pejabat di Pemerintah Aceh dan setiap proyek yang dibiayai dari dana DOKA.

Pemberian uang kepada Irwandi tersebut diketahui dilakukan melalui orang-orang terdekatnya serta orang-orang terdekat Ahmadi sebagai perantara.

Dalam kegiatan operasi tangkap tangan terkait kasus itu, KPK total mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga terkait tindak pidana, yaitu uang sebesar Rp50 juta dalam pecahan seratus ribu rupiah, bukti transaksi perbankan Bank BCA dan Bank Mandiri, dan catatan proyek.

Sebagai pihak yang diduga pemberi, Ahmadi disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001.

Sedangkan sebagai pihak yang diduga penerima Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal, dan Teuku Saiful Bahri disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (cr-1)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kpk #febri-diansyah #suap-dok-aceh #kasus-suap-doka 

Berita Terkait

IKLAN