Minggu, 23 September 2018 01:39 WIB
pmk

Asian Games 2018

Hulaefi Rebut Medali Perunggu dari Wushu

Redaktur:

Ahmad Hulaefi memberikan keterangan usai laga. Foto: Bambang/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Meski sedikit dibekap cedera, akhirnya Achmad Hulaefi berhasil menyambar medali perunggu di nomor taulo yang digelar di Hall B JIexpo, Selasa (22/8). Walau sekeping medali perunggu, namun pria kelahiran Jakarta, 14 Oktober 1989 ini tetap bangga.

Putra pertama dari lima bersaudara anak pasangan Iskandar Fauzi dan Juliawati ini berhasil membukukan total poin 9,71 atau terpaut 0,4 dari peraih emas Wu Zhaohua (9,75) atau selisih 0,2 dari peraih perak Cho Seungjae (9,73).

"Ya sebelum.bertanding saya sedikit mengalami cedera lutut, engkel, dan pinggang. Tapi, saya bersyukur bisa menyumbang medali perunggu bagi bangsa dan negara, bagi masyarakat Indonesia, PB WI dan keluarga saya. Sebenarnya saya bisa meraih medali perak, tapi lawan saya dari Korea Cho Seungjae bermain bagus," ungkap pria yang berstatus PNS di Pemerintah Kodya Jakarta Selatan ini.

Salah satu motivasi yang terbakar dari anak muda bisa tampil lepas karena Hulaefi tampil di rumah sendiiri. "Kemarin saya main agak grogi. Tapi, hari ini tampil lepas karena main di negeri sendiri dan di tanah kelahiran saya, Jakarta. Sebenarnya, saya bisa mendapat perak bersaing dengan pewushu Korea, tap hari ini dia tampil luar biasa," tegas pria yang berencana pensiun selepas Asian Games 2018 ini.

Kalau persaingan dengan pewushu asal.China Wu Zhachua, memang sulit menandinginya, kata Hulaefi. "Kami pernah latihan bareng dengan dia selama 4 bulan di China. Dia.memang bagus, saya harus akui itu," tutur pria yang belajar wushu dari pamannya itu.

Menyikapi keberhasilan yang diraih atletnya, Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto pun bangga. "Prinsip kami atau PB WI, slogannya adalah tiada hari tanpa medali, baik itu emas, perak, atau perunggu. Hari ini Achmad Hulaefi berhasil meraih perunggu. Mungkin besok aka ada medali.lagi dari atlet lainnya," jelas Airlangga yang didampingi Sekjen PB WI Ngatino, SH.

"Keberhasilan ini, meski medali.perunggu berkat kerja keras dan latihan yang dilakukan terutama selama 4 bulan berlatih di China. Soal.hadiah atau bonus pasti ada. Kalau Hulaefi kan sudah PNS," tambah Airlangga yang juga Menteri Perindustrian itu. (bam)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #achmad-hulaefi #asian-games-2018 #cabor-wushu 

Berita Terkait

Danone AQUA Sebarkan Semangat Kebaikan Pasca Asian Games

Indobisnis

Sukses Karate di Asian Games untuk Modal ke Tokyo

Total Sport

Christo Akui Lebih Nyaman Bersama Aldila

Total Sport

IKLAN