Rabu, 21 November 2018 09:37 WIB
pmk

Nasional

Setengah Provinsi di Indonesia Membantu Korban Gempa Lombok

Redaktur:

Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Hadi Prabowo, usai menghadiri konfrensi pers surat edaran yang ditujukan kepada seluruh Kepala Daerah, di Kemendagri, Jakarta Pusat.

INDOPOS.CO.ID - Terbitnya surat Menteri Dalam Negeri No 977/6131/Sj tanggal 20 Agustus 2018, dan surat Menteri Dalam Negeri No 977/6132/Sj menjelaskan kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia untuk memberikan bantuan keuangan kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, dalam penanganan masyarakat terdampak bencana alam.

"Jadi otomatis mau mengingatkan, kedua memantapkan, ketiga tentunya silahkan daerah mau membantu sesuai kemampuan dan keinginan masing masing," ujar Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Hadi Prabowo, di Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (21/8/2018).

Hadi menuturkan, hingga saat ini telah ada separoh dari seluruh provinsi di Indonesia yang berniat melakukan bantuan. Sejumlah provinsi tersebut telah didata oleh Direktorat Jenderal Otonomi Daerah dan melalukan pembahasaan bersama.

"Tingginya animo beberapa Pemerintah Daerah di luar NTB, yang berpartisipasi menggunakan APBD masing-masing. Itu separoh yang memberikan bantuan keuangannya sehat," jelas Hadi Prabowo.

Teknis penggalangan dananya, lanjut Hadi, pertama melalui kas daerah kemudian masuk Badan Anggaran (Banggar) yang disetujui oleh lembaga Legislatif. Setelah itu pemerintan melakukan koordinasi dengan pihak yang bersangkutan.

Setiap bentuk bantuan, Hadi memastikan tidak akan masuk ke rekening kepada daerah. "Kalau kita di daerah tidak bisa bantu ya tidak apa-apa, kita kan urunan, tidak punya ya tidak apa-apa," tukas Hadi. (cr-2)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gempa-bumi #gempa-lombok 

Berita Terkait

Tanah Labil, Rawan Gempa Bumi

Megapolitan

Kota Palu Terbanyak Korban Meninggal Gempa Sulteng

Headline

Pascagempa Sulteng 4 Daerah Masih Terisolasi

Headline

Yang Tersisa dari Musibah Tsunami di Sulawesi Tengah

Nasional

BNI Bangun 400 Huntara di Daerah Bencana

Nusantara

IKLAN