Selasa, 25 September 2018 08:25 WIB
pmk

Total Sport

Eko Yuli Ngaku Belajar dari Kegagalan di SEA Games Malaysia

Redaktur: Redjo Prahananda

Lifter Eko Yuli Sukses Menyumbang medali emas Asian Games 2018. Pabbsi for indopos

INDOPOS.CO.ID- Ternyata pengalaman pahit saat tampil pada SEA Games Kuala Lumpur Malaysia 2017 masih membekas dalam benak lifter Eko Yuli Irawan. Saat itu, Eko yang diunggulkan hanya mampu meraih perak dengan angkatan total 306kg sedangkan medali emas diraih lifter Vietnam, Vin Van Trinh dengan angkaatan total 307kg.  

Kini, Eko telah membuktikan drinya yang terbaik dengan meraih emas kelas 62kg putra pada Asian Games 2018. Kesuksesan itu sekaligus membalas kekalahan dan mengubur ambisi Vin Van Trinh yang harus puas dengan medali perak.

Tampil di Jiexpo Kemayoran Jakarta Pusat, Selasa (21/8), Eko mencatat total angkatan total 311kg (Snatch 141kg, Clean and Jerk 170kg). Sedangkan Vin Van Trinh mencatat angkatan total 299kg (Snatch 133kg, Clean and Jerk 166kg),

“Saya tidak mau lagi gambling dengan menaikkan angkatan Clean and Jerk seperti yang dilakukan Vin Vin Tranh yang menaikkan berat barbel sampai 13kg. Tadi, saya fokus hanya mengamankan medali emas saja,” kata Eko Yuli Irawan ketika ditanyakan mengapa tidak mencoba mencapai angkatan total terbaik saat meraih perak pada Olympiade Rio de Janeiro 2016. 

Persaingan Eko merebut medali emas cukup menegangkan terutama pada angkatan Clean and Jerk. Di angkatan ini, Eko sempat mendapatkan perlawanan keras dari Vin Van Trinh yang mengalahkannya di SEA Games Malaysia 2017.

Eko yang sukses melakukan angkatan pertama Clean and Jerak seberat 165kg coba dikejar Vin dengan menaikkan barbel dari 162kg pada angkatan pertama menjadi 166kg pada angkatan kedua. Bahkan, Vin nekat menaikkan berat barbel menjadi 179kg saat Eko sukses melakukan angkatan kedua seberat 170kg. Namun, usaha itu gagal dan besi barbel menimpa kedua pahanya.

“Ya, Eko memang diinstruksikan mengamankan medali emas saja. Itu merupakan bagian dari strategi.Tetapi, strategi akan berbeda lagi jika Vin sukses melakukan angkatan 179kg,” kata Pelatih Kepala Tim Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja.  

Secara khusus Eko juga mengucapkan terima kasih atas perjuangan PB PABBSI dan Panitia Asian Games (INASGOC) yang telah mempertahankan kelas 62kg tetap dipertandingkan pada Asian Games XVIII Jakarta-Palembang 2018.

Sebab, lewat perjuangan itu Eko bisa tampil dan merebut medali emas untuk disumbangkan bagi Kontingen Indonesia. “Saya berterima kasih kepada PB PABBSI dan INASGOC yang telah memperjuangkan kelas 62kg tetap dipertahankan. Tanpa ada perjuangan itu saya tidak mungkin bisa meraih emas,” tegasnya. (bam)


TOPIK BERITA TERKAIT: #asian-games-2018 #angkat-besi #eko-yuli 

Berita Terkait

Danone AQUA Sebarkan Semangat Kebaikan Pasca Asian Games

Indobisnis

Sukses Karate di Asian Games untuk Modal ke Tokyo

Total Sport

Christo Akui Lebih Nyaman Bersama Aldila

Total Sport

IKLAN