Sabtu, 17 November 2018 03:39 WIB
pmk

Hukum

Polisi Ringkus 2 Warga Malaysia Pembobol ATM Nasabah BNI Karimun

Redaktur:

ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Dua warga negara Malaysia atas nama Tan Yeh Tong dan Yeap Eng Wei yang menggasak uang beberapa nasabah Bank BNI di Tanjungbalai Karimun akhirnya dapat diringkus  polisi.

Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa hasil dari kejahatan skimming tersebut, pelaku sudah menggasak uang para nasabah hingga Rp 100 juta.

Kedua orang ini diindentifikasi petugas kepolisian termasuk dalam sindikat internasional pembobol rekening.

Dari penelusuran petugas kepolisian, kedua orang ini baru memasang satu Blank Card (alat untuk mengandakan data nasabah) di salah satu ATM di Karimun.

"Saat ini masih dilakukan pengembangan atas kasus ini," kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga, Senin (20/8/2018).

Pemeriksaan terhadap kedua orang ini masih berlangsung untuk saat ini. Hal ini guna mengetahui jumlah komplotan mereka di sini, dan berapa Blank Card yang dipasang jaringan ini di Karimun.

"Masih pendalaman," ungkap Erlangga.

Erlangga kasus ini terungkap dari laporan beberapa nasabah Bank BNI tentang adanya transaksi aneh. Dari print out buku tabungan nasabah, telah terjadi penarikan uang dari salah satu Bank di Malaysia.

"Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka ini mempaste data-data miliki nasabah Bank BNI ke ATM My Bank milik tersangka," ucap Erlangga.

Terkait Blank Card, Erlangga menuturkan dari tangan pelaku diamankan dua kartu untuk mengandakan data-data nasabah tersebut.

Selain itu, barang bukti lain yang diamankan polisi diantaranya belasan struk transaksi ATM, belasan lembar uang pecahan Rp 100 ribu, dan puluhan lembar uang ringgit Malaysia.

Saat ini pihak kepolisian juga masih meminta keterangan pelaku, terkait sudah berapa lama aksi yang mereka lakukan di Kepri.

Sebelumnya diberitakan, nasabah BNI Karimun melaporkan uang mereka berkurang setelah melakukan transaksi di ATM. Pihak BNI Pusat melalui divisi skimming segera membuat laporan resmi ke Mapolda Metro Jaya, dan tercatat dengan nomor LP /4140/VIII/2018/PMJ/Dit. Reskrimsus/tanggal 06/08/2018.

Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya pada  Sabtu (18/8) terendus kalau kembali beraksi di Karimun.

"Ternyata benar, 19 Agustus terdeteksi mereka ini melakukan transaksi di ATM Padimas (depan Hotel Aston). Pelaku ini diamankan dalam kamar 6615 dan 6605 Hotel Aston. Karena laporannya di Polda Metro Jaya, jadi juga akan berkoordinasi ke sana," pungkas Erlangga. (ska/jpnn/ind)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kriminal #wna 

Berita Terkait

Waspada, Penculikan Modus Hipnotis Anak Marak

Megapolitan

Polisi Tangkap Jual Beli Mortir

Banten Raya

Polisi Ringkus Pengedar Sabu di Jaksel

Jakarta Raya

Dua WNA Spesialis Minimarket Tertangkap

Jakarta Raya

Jamal Tewas Ditembak Orang Misterius di Jalan STPI Curug

Banten Raya

Begal Anggota Koramil, Empat Begal Dicokok

Megapolitan

IKLAN